Kondisi Bocah Korban Penganiayaan Ibu Tiri Membaik di Kampar
Rabu, 25 Desember 2013 19:18 WIB
BANGKINANGKOTA - Ibu kandung Adit bocah 6 tahun korban penganiyaan yang dilakukan ibu tirinya berkeinginan untuk membawa adit pulang.
Menanggapi keinginan tersebut Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Kampar menyatakan itu syah-syah saja.
"Memang penanganan yang terbaik itu tentu orang tua, akan tetapi kita harus melalui proses dahulu artinya kita lalui dulu proses penyembuhan terhadap Adit, setelah itu baru kita bicara siapa yang akan mengasuh Adit secara permanen," tutur Ketua LPA Kampar Hafis Tohar, Rabu (25/12/13).
"Kalau memang Ibu atau keluarganya ingin merawat Adit tentu kita lihat dulu sejauh mana kesiapan mereka, sebab kita tidak ingin hal yang sama juga akan kembali terjadi terhadap Adit,"terangnya.
Kondisi Adit sudah mulai membaik
Setelah hampir sembilan hari dirawat secara itensif di RSUD Bangkinang kondisi tubuh Adit sudah mulai membaik.
"Alhamdulillah kondisi tubuh Adit sudah mulai membaik, luka yang hampir diseluruh tubuhnya sudah mulai mengering," tutur Ketua LPA Kampar Hafis Tohar.
"Sekarang tinggal pemulihan secara psikologis dan memang ini membutuhkan waktu yang panjang,"terangnya.
Informasi yang berhasil dirangkum dari ruang VIP RSUD Bangkinang tempat Adit dirawat, Adit terlihat ceria sambil memegang pistol mainan.
Badannya tambak gemuk dan lebih sehat, berbeda ketika pertama kali ditemukan tubuhnya kurus kering dan penuh luka.***(man)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

