Tim BBKSDA Riau Otopsi Bangkai Anak Gajah di Pinggir

Rabu, 25 Desember 2013 19:16 WIB

DURI - Gajah jantan berusia sekitar lima tahun yang ditemukan tewas di Desa Semunai Kecamatan Pinggir, Bengkalis, Selasa (24/12/13) lalu akhirnya dikuburkan pada Rabu, (25/12/13).

Menurut Kepala Seksi Wilayah III Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (Kasiwil BBKSDA) Riau di Duri, Hutomo, gajah malang itu sudah dikubur dekat lokasi bangkainya ditemukan sehari sebelumnya.

"Gajah itu sudah dikubur dekat lokasi tempat dia ditemukan. Sebelum dikubur sudah diotopsi oleh tim BBKSDA yang sengaja diturunkan ke lapangan. Karena tak ada tanda-tanda tindak kekerasan di tubuhnya, dugaan sementara, gajah itu mati karena diracun," jelasnya.

Dalam otopsi tersebut, sampel sejumlah organ penting dari jasad gajah liar tersebut sudah diambil untuk dikirim ke Laboratoriun Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Regional II di Bukittinggi, Sumatera Barat.

 "Hasil pengujian labor baru akan diperoleh satu atau dua pekan kemudian. Dari hasil labor itu akan diketahui apa sebetulnya penyebab kematian gajah ini," ujar Hutomo.

Diakuinya, hingga saat ini, kematian gajah di Desa Semunai, Kecamatan Pinggir ini merupakan satu-satunya kasus kematian satwa dilindungi itu di Kabupaten Bengkalis. 

"Di kabupaten ini ada dua kantong gajah. Masing-masing kantong Balairaja dan kantong gajah di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu. Di kantong Balairaja terdapat sekitar 42 ekor gajah dari total 400-an ekor gajah yang ada di sembilan kantong di Riau. Kita berharap tak ada lagi kematian gajah berikutnya di wilayah ini," sambungnya.

Sepanjang tahun ini, menurut Hutomo, belum ada konflik sporadis antara gajah dan warga di wilayah Mandau dan Pinggir. 

"Selama ini kita sudah mengimbau warga untuk segera melapor ke BBKSDA agar gajah yang masuk bisa langsung diarahkan ke tempat lain. Imbauan itu cukup efektif. Namun apa motif dari kematian gajah yang satu ini belum kita ketahui," tutur Hutomo.

Dia juga kembali mengimbau masyarakat di daerah ini untuk berwaspada di kawasan yang menjadi habitat kawanan gajah Sumatera di wilayah ini.

Habitat gajah itu meliputi kawasan dari perkebunan PT Murini Samsam di Desa Pinggir hingga ke Desa Petani dan Kilometer 14 Kulim di Kecamatan Mandau. "Itu merupakan daerah lintasan gajah di wilayah ini," ungkapnya mengakhiri.***(hen)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar