• Home
  • Sosial
  • Masih Banyak Satker Belum Ajukan Pencairan Proyek di Pelalawan

Masih Banyak Satker Belum Ajukan Pencairan Proyek di Pelalawan

Jumat, 27 Desember 2013 12:57 WIB

PELALAWAN - Sepekan menjelang tutup tahun 2013, ternyata masih banyak satuan kerja (satker) di Pelalawan yang belum melengkapi administrasi dan mengajukan pencairan dana proyek. 

Dinas PU dan Dinas Pendidikan merupakan satker paling banyak belum mengajukan pencairan.

Hal itu dikatakan Kabag Keuangan Setdakab Pelalawan Hanafie SSosi, Kamis (26/12/2013). Menurut Hanafie, padahal jauh-jauh hari pihaknya telah memberi batas pengajuan pencairan hingga 13 Desember lalu. 

Namun kenyataannya hingga kini masih banyak yang tidak menyerahkan kelengkapan administrasi dan pengajuan pencairan proyek. 

"Bayangkan saja untuk proyek APBD murni 2013 saja masih banyak satker yang belum mengajukan pencairan. Belum lagi kalau ditambah lagi untuk proyek APBDP. Jadi sekarang menumpuk semua di akhir tahun," katanya.

Meski demikian, Hanafie menyebutkan masih banyak juga pengajuan yang sedang dalam proses pengajuan pencairan. Setelah pengajuan masuk, pihaknya akan kembali mengecek ulang apakah sudah sesuai kontrak. Jika ditemukan masih ada kesalahan, pihaknya akan mengembalikan berkas tersebut.

Diakui Hanafie, sejak memasuki bulan Desember, pihaknya sudah bekerja maksimal bahkan sampai lembur soal kelengkapan administrasi pencairan dana. 

"Intinya kita bekerja maksimal, tidak ada istilah bagian keuangan menunda-nunda pencairan. Kalau pengajuannya belum dimasukkan, apa yang mau dicairkan," tanyanya.

Ditambahkan Hanafie, dia khawatir jika nanti sudah di penghujung Desember satker baru ramai-ramai mengajukan pencairan dana. Tentu ini akan menumpuk prosesnya. 

"Kita ini kan kerjanya berantai bersama pihak bank. Bank pasti tetap menerima melalui kesiapannya. Karena itu, kita mengimbau satker segera melengkapi administrasi dan mengajukan pencairan proyek, jangan tunggu akhir tahun. Dikhawatirkan tidak bisa cair nantinya," tutupnya.***(Jhon/hrc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar