Masyarakat Putri Puyu di Meranti Dambakan Listrik PLN
Selasa, 04 Februari 2014 17:00 WIB
BANDUL - Program PLN untuk menjangkau seluruh masyarakat di pelosok pedesaan melalui program penambahan jaringan belum sepenuhnya terpenuhi. Hingga kini masih ribuan masyarakat Kecamatan Putri Puyu belum menikmati listrik secara permanen 24 jam.
Meskipun saat ini di Bandul Kecamatan Putri Puyu sudah ada PLN, pengoperasiannya baru sepenggal malam mulai pukul 18.00 WIB hingga pukul 0630 WIB. Mau tidak mau, masyarakat terpaksa harus menggunakan ginset sendiri meski biaya operasional sangat tinggi.
Akibat keterbatasan listrik ini juga berdampak pada aktivitas usaha masyarakat dan pelayanan publik yang kurang maksimal. Terutama bagi untuk home industry di Kecamatan Putri Puyu belum berkembang layaknya di Selatpanjang.
Menurut Camat Putri Puyu, Fakhrurozi, masyarakat Putri Puyu mengharapkan agar PLN bisa memaksimalkan kembali program penambahan jaringan baru ke seluruh pelosok pedesaan di Kecamatan Putri Puyu.
Dari 10 desa di Kecamatan Putri Puyu, baru dua desa yang mampu dialiri listrik PLN. Sedangkan sisanya, delapan desa lagi masih memanfaatkan mesin swadaya dan mesin BUMdes program penyediaan listrik untuk masyarakat yang diprogramkan Pemkab Meranti.
"Kita berharap, dengan terus meningkatnya kapasitas produksi daya PLTMG Bagan Melibur, bisa menyuplai kebutuhan listrik di seluruh pelosok pedesaan Kecamatan Putri Puyu dalam dua tahun kedepan," harapnya, kemarin.
Ketersediaan listrik lanjutnya, memang merupakan satu kebutuhan mendasar dan sangat mendesak bagi masyarkat Kecamatan Putri Puyu. Tidak hanya sebatas untuk penerangan saja, melainkan meningkatnya perkembangan ekonomi di Meranti.
Apalagi melihat geliat perkembangan pembangunan yang pesat, menggiring Bandul dan desa-desa lainya di Kecamatan Putri Puyu turut berkembang dari berbagai aktivitas ekonomi. Untuk itu, PLN memang harus segera menjawab kebutuhan listrik di Kecamatan Putri Puyu.
"Memang saat ini, PLN sedang melakukan program penambahan jaringan PLTMG Bagan Melibir ke kecamatan Putri Puyu Upaya pemasangan jaringan baru sebatas di jalan poros, sedangkan jaringan ke rumah-rumah belum lagi Dari 20 desa yang ada, saat ini jaringan baru sampai ke Selat Akar," katanya.
Apakah kapasitas PLTMG ini bisa menyuplai kebutuhan listrik ke seluruh desa, juga belum jelas. Pihaknya juga masih menunggu nkonfirmasi dari pihak PLN. Kita berharap, ahir 2015 seluruh desa di kecamatan Putri Puyu, sudah menikmati listrik PLN secara murah.
Di tempat terpisah, Manager PLN Rayon Selatpanjang, Doddy Prariyadi, mengatakan pada dasarnya PLN tetap berkomitmen untuk mengaliri listrik ke seluruh pelosok pedesaan di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Hanya saja, saat ini kemampuan mesin PLN sangat terbatas, termasuk PLN Bandul yang baru mampu menyentuh dua desa dari 10 desa di Kecamatan Putri Puyu. Untuk itu, dengan bertambahnya kapasitas produksi daya PLTMG Bagan Melibur, PLN berupaya melakukan penambahan jaringan ke Kecamatan Putri Puyu secara bertahap.
Untuk tahap pertama, proses pemasangan jaringan PLTMG dari arah Melibur Kecamatan Tasik Putri Puyu hanya sampai di Tanjung Pisang saja. Nantinya akan dilanjutkan lagi hingga ke Bandul, begitu juga dengan pengerjaan dari Melibur menuju Meranti Bunting kecamatan Merbau yang pengerjaannya ditahap kedua. (fan/hkc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

