Melintasi Jalan Bono Ada Uang Preman Rp25 Ribu
Jumat, 02 Mei 2014 12:51 WIB
PANGKALANKERINCI - Di sejumlah titik kondisi jalan lintas Bono Kecamatan Teluk Meranti saat ini mengalami rusak parah. Kondisi ini dimamfaatkan oleh sekelompok pemuda menangguk keuntungan.
Tak tanggung-tanggung, mobil yang melintas diwajibkan membayar Rp25 ribu. Peristiwa pungutan ilegal tersebut terjadi sejak Kamis kemarin, tepatnya di jalan Bono Desa Pangkalan Panduk .
"Sungguh memberatkan pungutan yang ditetapkan oleh pemuda Rp25 ribu untuk sekali melintas. Jika sukarela tak ada masalah, ini kok ditetapkan dan hampir dipaksa," terang salah seorang warga Teluk Meranti yang menolak namanya disebutkan kepada wartawan, Jumat (2/5/14).
Disebutkannya, kondisi jalan tersebut memang cukup parah. Lubang menganga sepanjang 10 meter. "Memang kondisi jalan cukup parah, lubang mengangah sepanjang 10 meter," imbuhnya.
Di tempat itu terdapat tumpukan material, namun tidak digunakan untuk menimbun jalan berlobang tersebut. "Anehnya, tumpukan material ada di situ tetapi seperti dibiarkan begitu saja," ujarnya.
Padahal jalan ini sering dilewati oleh pejabat negara seperti kadis pariwisata, camat, dan mantan bupati. "Namun mereka ini buta dan sepertinya tutup mata," keluhnya.***(feb)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

