- Home
- Pendidikan
- Pemprov Riau Terus Wujudkan Pendidikan Berkualitas
Tuntutan Pendidikan Gratis,
Pemprov Riau Terus Wujudkan Pendidikan Berkualitas
Jumat, 02 Mei 2014 12:55 WIB
PEKANBARU - Terkait tuntutan para pendemo yang meminta pendidikan gratis di seluruh jenjang, Kadisdik Riau Dwi Agus Sumarno menyatakan, masih perlu kajian mendalam. Namun begitu Pemprov Riau terus membangun dunia pendidikan lebih berkualitas, termasuk merevitalisasi bangunan sekolah.
"Menggratiskan pendidikan itu bukan pemerintah tak mampu, bisa gratiskan, tapi kalau semua orang tak berusaha, percuma juga," kata Dwi, usai menerima pendemo yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Riau Berdaulat (ARRIB), Selasa (2/5/14).
Menurut Dwi, berbicara pendidikan gratis antara semua memiliki tanggung jawab baik Pemprov maupun kabupaten kota. Bahkan masyarakat juga diminta turut berpartisipasi mensukseskan, miminal Pendidikan Belajar (Wajar) 12 tahun, dengan memberikan pendidikan di rumah.
Soal anggaran, Pemprov masih komitmen menganggarkan pendidikan minimal 20 persen. Dana itu juga didukung oleh kabupaten kota. Pemerintah dan masyarakat juga turut berpartisipasi bersama-sama meningkatkan dunia pendidikan.
"Pemprov sudah berusaha, dengan cara aksebilitas pendidikan seperti sekolah, terus kami bangun. Membangun dunia pendidikan inikan punya Perdanya masing-masing, antara provinsi dan kabupaten. Tapi nanti kami akan bahas bersama kabupaten kota sejauh mana mereka bisa melaksanakan 12 tahun itu," paparnya.
Lebih lanjut, Dwi juga meminta kepada Disdik se Riau supaya segera melaporkan berapa bangunan sekolah atau lokal yang rusak. Jika sudah ada laporan, Pemprov kata Dwi akan segera menganggarkan khususnya sekolah rusak yang tergolong berat.
"Kita sudah panggil dulu Kadisdik untuk meminta laporan berapa bangunan sekolah rusak. Kalau sudah ada nanti kita anggarkan," terangnya.
Tidak hanya itu, Dwi juga mengaku untuk mendukung program tersebut, dirinya juga akan menemui Pemkab dan DPRD masing-masing. Diantaranya membicarakan kualitas pendidikan di Riau. ***(mok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

