Mengadu ke DPRD Riau, Puluhan Mahasiswa Pelalawan Tuntut Perbaikan Jalan Lintas Bono
Senin, 21 Maret 2016 13:04 WIB
PEKANBARU - Puluhan mahasiswa GMPP Lintas Bono menyampaikan keluhan ke DPRD Riau, Senin (21/3/2016). Mereka kesal, jalan Lintas Bono yang menghubungkan kawasan pariwsata dan antar kabupaten sudah sekian tahun dibangun, tak kunjung selesai.
Menurut Korlap aksi mahasiswa Pelalawan, Hendri, Jalan Lintas Bono sudah dibangun sejak tahun 2004 lalu. Jalan ini merupakan milik provinsi sebagai penghubung Kabupaten Pelalawan dan Indragiri Hilir.
"Pembangunan Jalan Lintas Bono sudah berjalan lebih kurang 12 tahun tetapi sampai sekarang pembangunan tidak juga kunjung selesai," kata Hendri.
Dia menilai pengorbanan masyarakat selama ini yang menghibahkan tanah dan kebun mereka seperti kelapa, sawit dan karet jadi sia-sia untuk jalan tersebut.
"Kalau selama ini kebun mereka tidak ditebang, berkemungkinan hasil kebun mereka sudah berlipat ganda, tetapi dengan harapan yang besar masyarakat merelakan begitu saja kalau tanah dan kebun mereka dihibah pada pemerintah untuk dijadikan sebagai program pembangunan," ulas Hendri.
Lanjut dia lagi, Jalan Lintas Bono merupakan solusi kesejahteraan masyarakat Provinsi Riau umumnya Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Inhil pada khususnya ketika akses jalan ini telah terbuka.
"Kami dari Gerakan Mahasiswa Pelalawan Peduli Lintas Bono menilai Pemprov Riau tidak serius dalam hal ini. Maka dari itu kami meminta untuk segera menyelesaikan," tuntutnya.
Aspirasi mahasiswa Pelalawan ini diterima empat anggota DPRD Riau antara lain Husni Thamrin, Sugianto, Hardianto dan Asri Auzar. Husni mengatakan, sebagai wakil rakyat dari Kabupaten Pelalawan, pihaknya serius menanggapi masalah ini.
"Saya bersama Sugianto yang sama-sama berasal dari sana, sangat peduli dan telah berusaha. Namun ternyata anggaran ini tidak didapatkan. Karena itu, dengan adanya tuntutan masyarakat, kami akan mendukung sepenuhnya," sampai Husni Thamrin.
Sugianto menyebutkan, sebagai kawasan andalan pariwisata, jalan Lintas Bono sangat penting untuk diperhatikan. "Jadi, mari kita berjuang, ajak tokoh masyarakat, dan ajak anggota dewan Pelalawan, ayo kita sama-sama berjuang," ajaknya.
(rdk/grc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
Ketua Pansus Sebut Deadline Penyelesaian RTRW Riau Belum Sampai Sebulan
-
Politik
Pansus RTRW Riau Tidak Akomodir Kepentingan Perusahaan
-
Politik
Hearing Empat Kabupaten, Pansus RTRW Riau Beberkan Perubahan
-
Politik
DPRD Riau Targetkan KUA PPAS Dibahas Agustus 2017
-
Politik
Ketua Pansus RTRW Riau Bantah Usulkan Tambahan Kawasan Hutan Diputihkan
-
Politik
Koordinator Pansus RTRW Riau Heran Ada Penambahan Lahan untuk Diputihkan

