Menhut Respon Positip Keberatan Gubernur Riau
Rabu, 05 Maret 2014 18:13 WIB
PEKANBARU - Menhut RI Zulkifli Hasan respon positif keberatan Gubernur Riau Annas Maamun terkait mekanisme penetapan tanggap darurat. Minimal 50 persen dari jumlah daerah dinilai Menhut memang perlu dievaluasi.
Hal itu dikatakan Menhut, setelah menanggapi keluhan Gubernur Riau, yang berharap tanggap darurat asap dievaluasi. Menhut berjanji akan menyampaikan persoalan tersebut ke Mendagri Gamawan Fauzi.
"Apa yang disampaikan Pak Gubernur itu tadi saya kira memang perlu dipertimbangkan," kata Menhut, di Posko Satgas Bencana Asap, Lanud Roesmin Nurjadin, Rabu (5/3).
Ke depan, kewilayahan tentu saja harus jadi pertimbangan. Namun seperti apa nantinya, karena kebijakan itu bukan kewenangannya maka harus bicarakan kembali.
Sementara Gubernur Riau Annas Maamun, mengeluhkan kebijakan Pusat yang menetapkan darurat asap baru bisa dilakukan minimal 50 persen dari jumlah daerah. Di Riau sendiri, kata Annas, dari jumlah 12 kabupaten kota berarti minimal harus ada enam daerah yang terjadi karhutla dulu. Sementara di Riau, masing-masing wilayah sangat luas.
Jika menunggu enam daerah menyatakan darurat asap, maka akan banyak kerugian. Seperti penderita ISPA, lahan terbakar dan lainnya. (mok)
Hal itu dikatakan Menhut, setelah menanggapi keluhan Gubernur Riau, yang berharap tanggap darurat asap dievaluasi. Menhut berjanji akan menyampaikan persoalan tersebut ke Mendagri Gamawan Fauzi.
"Apa yang disampaikan Pak Gubernur itu tadi saya kira memang perlu dipertimbangkan," kata Menhut, di Posko Satgas Bencana Asap, Lanud Roesmin Nurjadin, Rabu (5/3).
Ke depan, kewilayahan tentu saja harus jadi pertimbangan. Namun seperti apa nantinya, karena kebijakan itu bukan kewenangannya maka harus bicarakan kembali.
Sementara Gubernur Riau Annas Maamun, mengeluhkan kebijakan Pusat yang menetapkan darurat asap baru bisa dilakukan minimal 50 persen dari jumlah daerah. Di Riau sendiri, kata Annas, dari jumlah 12 kabupaten kota berarti minimal harus ada enam daerah yang terjadi karhutla dulu. Sementara di Riau, masing-masing wilayah sangat luas.
Jika menunggu enam daerah menyatakan darurat asap, maka akan banyak kerugian. Seperti penderita ISPA, lahan terbakar dan lainnya. (mok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

