Menpan-RB Sebut Dua Bupati Sibuk Urusi Asap
Senin, 03 Maret 2014 20:04 WIB
PEKANBARU - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Azwar Abubakar gagal melakukan pertemuan dengan dua kepala daerah di Riau untuk mengetahui alasan mengapa sang bupati tidak mengumumkan calon pegawai negeri sipil.
"Bupatinya tidak datang, lagi sibuk ngurusi asap," ujar Azwar didampingi Wakil Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman saat jumpa pers disela-sela acara Lokakarya Akuntabilitas publik yang berlangsung di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Senin.
Menurut menpan, dirinya tidak mempermasalahkan mengapa gagal melakukan pertemuan dengan kedua bupati tersebut masing-masing Pelaksana tugas Bupati Rokan Hilir Suyatno dan Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir.
Pemerintah pusat hanya ingin memberitahu kepada masyarakat Indonesia bahwa tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang dilakukan dua tahun belakangan ini, harus murni dan terbuka dengan memperbaiki sistem informasi teknologi dalam proses perekrutan.
Seperti pada tahun 2012, pemeritah pusat memberikan jatah bagi 13.000 orang CPNS dan diikuti 20 daerah kabupaten/kota yang pada pelaksanaan pemerintah pusat menilai berjalan baik.
Kemudian tahun 2013, kembali dilakukan perekrutan CPNS serta pihaknya telah mendata ada 251 kabupaten/kota. "Dalam sitem IT yang kita terapkan dengan melakukan tes kompetensi dasar terdiri dari kepribadian. Kita koordinasikan dengan sitem IT karena ini jauh lebih bersih. Sedangkan yang mengumumkan kelulusan ada daerah," katanya.
"Begini, saya mengurus CPNS ini ada 510 daerah kabupaten/kota. Jadi tidak ada masalah jika satu, dua, tiga atau empat kabupaten/kota (bupati atau wali kota dari satu provinsi tidak hadir)," ucapnya.
Sementara belasan orang peserta CPNS dari pelamar umum Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kabupaten Rokan Hilir yang tergabung dalam Forum CPNS Meranti dan Rohil, ingin kepastian menanyakan kelulusan langsung kepada Menpan Azwar Abubakar.
Kedatangan mereka merupakan bentuk protes atas belum diumumkannya CPNS didaerahnya. "Kami datang ke sini hanya ingin minta ketegasan dari Pak Menteri," ujar Ketua Forum CPNS Rohil dan Meranti, Beni.
Gubernur Riau Annas Maamun mengaku tetap bersikukuh tidak akan mengumumkan hasil tes CPNS Kabupaten Rokan Hilir sewaktu dia menjabat sebagai bupati kabupaten tersebut karena kuota yang diberikan belum didominasi oleh putra daerah.
"Dari 227 kuota CPNS yang diberikan, hanya 51 putra daerah lulus. Sedangkan sisanya, diisi CPNS dari luar Riau. Saya tidak akan umumkan, jika kondisinya tetap seperti itu," katanya.***(ant)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

