• Home
  • Sosial
  • Menteri Pertanian Bakal Penen Raya di Meranti

Menteri Pertanian Bakal Penen Raya di Meranti

Jumat, 13 Februari 2015 16:29 WIB
MERANTI - Setelah dikunjungi Dirjen Kementrian Pertanian dan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, kali Kabupaten Kepulauan Meranti kembali akan dikunjungi oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia Amran Sulaiman, yang akan dijadwakan tiba di Meranti, Selasa (17/2) mendatang.

Kedatangan Menteri Pertanian ke Kabupaten Kepulauan Meranti tersebut dalam rangka panen raya tanaman padi di Kepulauan Meranti, sekaligus penyampaian kesepakatan Petani Kepulauan Meranti sebagai bentuk dukungan Swasembada Program Peningkatan Produksi IP 100 menjadi IP 200 di desa bina maju Kecamatan Rangsang Barat.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Ketahan Pagan (DPPKP) Kabupaten Kepulauan Meranti, Yulian Norwis SE, kepada  wartawan di selatpanjang. "Kedatang Menteri Pertanian itu nanti diaharapkan dapat membawa perubahan dan keberuntungan bagi masyarakat petani kita," harapnya.

Lebih lanjut Yulian Norwis menyebutkan, kalau dirinya sangat mengharapkan kedatangan Menteri Pertanian RI itu nantinya dapat membantu mewujudkan impian Kabupaten Kepulauan Meranti untuk menjadi kawasan swasembada sesuai target pemerintah pusat yang menargetkan dalam waktu tiga tahun Indonesia harus swasembada.

Namun untuk mewujudkan Meranti swasembada tentunya perlu adanya sarana penunjang seperti pembangunan Tanggul,/pintu klip Draince dan sarana peenunjang lainnya dengan begitu target tiga tahun kedepan akan bisa diwujudkan meranti Swasembada.

"Kita akan jadikan desa bina maju, Mekar Baru Kecamatan rangsang barat dan desa  Sendaur Kecamatan rangsang pesisir sebagai kawasan Swasembada Meranti, saat ini pemerintah pusat telah membantu 100 jaringan irigasi.dengan laus lahan persawahan seluas 1500 hektar untuk itu kedepannya kita mengharapkan tidak hanya tiga desa ini saja yang memiliki lahan Persawahan namun hendaknya dapat dikuti oleh desa-desa lainya di Kepulauan meranti. sehingga 3 tahun kedepan meranti bisa menjadi swasembad," ujarnya.

Dikatakannya, dari 1500 hektar luas lahan sawah di meranti itu bisa menghasilkan 13 ton pertahanun, Jika IPnya ditingkatkan dari IP 100 menjadi IP 200 produksi padi dikepulauan meranti di perkirakan bisa meningkat menjadi 28 ton pertahunnya.

(fan/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar