Meski Kemarau, Suplai Air Bersih PDAM Bengkalis Masih Aman
Rabu, 04 Maret 2015 18:31 WIB
BENGKALIS - Kemarau sejak dua bulan terakhir, sampai saat ini belum mempengaruhi distribusi air bersih ke pelanggan PDAM khusus wilayah Kota Bengkalis dan sekitarnya. Meskipun pasokan air baku dari Waduk Wonosari mulai terjadi penyusutan hingga sekitar 1 meter.
Demikian disampaikan Kepala Cabang PDAM Bengkalis Muhammad Yunus, Rabu (4/3/15). Ia juga memastikan, suplai air bersih ke pelanggan pada saat musim kemarau ini, lebih mencukupi dibandingkan dengan kemarau pada waktu yang sama dua tahun silam.
"Memang untuk debit air di waduk mengalami penyusutan, akan tetapi belum mempengaruhi suplai air bersih ke pelanggan yang ada," ungkapnya.
Terkait adanya informasi bahwa adanya suplai air bersih mengalami 'delay' atau menurunnya tekanan, M. Yunus mengatakan, bahwa kondisi itu terjadi ketika memasuki musim kemarau rata-rata seluruh pelanggan hanya menghandalkan air dari PDAM. Sehingga, akan memicu tekanan distribusi dari pipa mengalami penurunan.
"Itu persoalan tekanan dalam pipa, jika seluruh pelanggan PDAM menghidupkan kran PDAM secara serentak, sebagian pelanggan ada yang air deras dan lamban dari pipa. Akan tetapi, tidak ada masalah, air bersih ke pelanggan tetap diperoleh," paparnya.
Masih dalam kondisi aman tersebut, sampai saat ini PDAM Bengkalis sendiri belum berencana akan memberlakukan pendistribusian air bersih ke pelanggan secara bergilir. "Belum, karena masih aman dan mencukupi air baku dan yang diolah," katanya lagi.
Ditambahkan M. Yunus, mengantisipasi kemarau yang akan semakin panjang, pihaknya juga sedang berupaya melakukan kerjasama dengan pihak PT. Meskom Agro Sarimas (MAS) Bengkalis untuk membuka pintu kanal yang telah selesai di bangun di areal perusahaan perkebunan sawit itu. Selanjutnya, suplai air baku dari kanal perusahaan akan dialirkan ke Waduk Wonosari.
"Kami sedang mengupayakan kerjasama dengan PT. Meskom secara teknis dan kerjasama agar pintu kanal yang sudah selesai dibangun dapat dibuka. Kemudian air baku dari kanal bisa masuk ke waduk dan selanjutnya diolah," imbuhnya.
(der/der)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Pendidikan
5 Tips Bijak Bermedia Sosial Ala Remaja Terbaru 2024
-
Hiburan
Via Vallen Teriak Histeris Dengar Suara Rintihan Saat Live IG
-
Sosial
Mensos Bersama Gubernur Riau Kunjungi Balai Abiseka Pekanbaru
-
Sosial
Menteri Sosial Minta Bank Buka Blokir Kartu Bansos di Riau
-
Lingkungan
Upaya Pemerintah Dalam Pelaksanaan Perhutanan Sosial Riau
-
Ekbis
Gubernur Riau Promosikan Produk UMKM Masyarakat Lewat Medsos Pribadinya

