Meski Makkah Badai Pasir, Calon Haji Bengkalis Dalam Kondisi Sehat
Kamis, 10 September 2015 17:07 WIB
BENGKALIS - Cuaca buruk badai pasir dan hujan yang melanda kota Makkah, Saudi Arabia, tidak berpengaruh pada Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Bengkalis. Sejauh ini, JCH masih bisa beraktifitas untuk melaksanakan ibadah di Masjidil Haram.
''Alhamdulillah, saat ini jamaah dalam kondisi sehat wal afiat. Mengenai kejadian badai pasir dan hujan, tidak berdampak pada aktivitas bagi jamaah yang ingin melaksanakan ibadah dan shalat wajib di Masjidil Haram,'' ungkap Ketua Rombongan JCH Kabupaten Bengkalis kloter II, Ismail Mahyudin kepada wartawan, Kamis (10/9/2015).
Lebih lanjut Ismail menerangkan, selain melaksanakan shalat wajib di Masjidil Haram, sejauh ini para jamaah telah melaksanakan berbagai ritual, sperti tawaf sunat yang dikerjakan pada shalat wajib.
Sebelumnya, saat pertama kali tiba di tanah suci Makkah, para jamaah telah melaksanakan umroh wajib. ''Saat ini jamaah ada yang melaksanakan tawaf dan umrah sunat,'' katanya.
Terkait dengan kondisi salah seorang jamaah asal Desa Pangkalan Batang, Idris Arif, saat ini kondisinya sudah sehat. Menurut Ismail, sesuai rencana pada hari Kamis, jamaah yang sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit Madinah ini, akan tiba di tanah suci Makkah.
''Dari informasi yang kami peroleh, pada hari ini Pak Idris bergabung dengan rombongan jamaah. Saat ini, kami telah menyiapkan kamar untuk beliau di pemondokan Murjan Al Jawhara Makkah,'' ujar Ismail.
Diceritakan mantan Widiyaswara Badan Pelatihan dan Kepegawaian Bengkalis, selama berada di tempat-tempat mustazab, dirinya dan jamaah lain berdoa untuk pribadi maupun keluarga dan tak lupa bagi kemaslahatan Kabupaten Bengkalis.
Doa yang dipanjatkan, selain terkait dengan keselamatan, juga berkaitan dengan permintaan hujan bagi Kabupaten Bengkalis dan provinsi Riau yang sejak beberapa hari dilanda kebakaran lahan dan hutan.
Seperti diketahui, Selasa (8/9/2015), Kota Makkah dan Jeddah dilanda badai pasir cukup besar yang disusul hujan sehingga badai yang terjadi menjelang Maghrib tersebut membuat pesawat Garuda Indonesia yang mengangkut jemaah haji dari Tanah Air mendarat darurat di Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Azis (AMAA) Madinah.
''Dikarenakan cuaca dan efek hujan badai, kelompok terbang (Kloter) JKG 27 mendarat mendadak di Bandara Madinah," kata Kepala Daerah Kerja Bandara Jeddah-Madinah PPIH Arab Saudi Nurul Badruttamam, seperti dikutip Media Center Haji.
(der/der)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Plt Sekda Bengkalis Minta ASN Berikan Pelayanan Terbaik Pada Masyarakat
-
Ekbis
Bupati Bengkalis Klaim Pesta Pantai Mampu Majukan Perekonomian Rakyat
-
Traveler
Bupati Bengkalis Ajak Seluruh Komponen Lestrikan Budaya Lokal
-
Politik
Plt Sekda Bengkalis Hadiri Rapat Paripurna Laporan Reses Tahun 2017
-
Hukrim
Jaksa Tahan 2 Tersangka Dugaan Korupsi Satpol PP Bengkalis
-
Politik
Plt Sekda Bengkalis Puji Empat Cakades Parit I Api-api

