• Home
  • Sosial
  • Musrenbang, Program Pembangunan Meranti 2014 Capai Rp5,5 Triliun

Musrenbang, Program Pembangunan Meranti 2014 Capai Rp5,5 Triliun

Selasa, 29 April 2014 12:59 WIB

SELATPANJANG - Usulan untuk pembangunan di Wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti pada Tahun 2015 melalui seluruh Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2014 ini mencapai Rp 5,5 triliun. 

Sementara, jika melihat peningkatan kemampuan anggaran daerah Kabupaten Termuda di Provinsi Riau ini, jumlah Rp 5,5triliun itu sangat jauh dari jangkauan, karna besaran APBD seperti tahun 2014 ini saja hanya sebesar Rp 1,6 triliun. 

Meski begitu, Menurut Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir, forum Musrenbang ini bisa menjadi wadah dalam memverifikasi arah usulan-usulan pembangunan wilayah Kepulauan Meranti pada Tahun 2015 mendatang. 

Hal itu diungkap Bupati Meranti saat membuka secara resmi pelaksanaan Musrenbang tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti pada, senin (28/4/2014) kemarin di Aula RSUD Selatpanjang. 

Dalam kegiatan iti juga dihadiri seluruh Camat di Kepulauan Meranti. Anggota DPRD, Kepala SKPD, Pejabat eselon II,III dan IV dilingkungan Pemkab Meranti, serta sejumlah instansi vertikal seperti kepolisian, TNI, dan lainnya. 

Ia juga berharap, Pemerintah Provinsi Riau dan Pusat bisa lebih berperan dalam mensukseskan program prioritas pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti pada 2015 nanti. 

Sehingga mempercepat kemajuan dan peningkatan pembangunan Kabupaten Kepulauan Meranti dimasa akan datang.

Apalagi kondisi saat ini di Kepulauan Meranti sangat banyak yang perlu dibenahi dan mendapatkan perhatian berbagai pihak. l

Mulai dari tingkat Kemiskinan yang persentasenya tertinggi di Riau yakni sebesar 35 persen lebih, masih minimnya SDM masyarakat, keterbatasan perekonomian, keterbatasan infrastruktur dan keterbatasan lainnya. 

Bupati menginginkan Musrenbang bukan hanya dijadikan kegiatan seremonial, tapi forum untuk mengakomodir semua pihak. Sehingga nantinya Pemerataan Pembangunan dapat dilakukan. 

Sebab, orang nomor satu di Kepulauan Meranti itu mengaku bahwa pembangunan yang dilakukan baru di Ibukota Selatpanjang saja. Sementara di sejumlah daerah diluar Selatpanjang masih banyak yang belum terbangun dengan baik. 

"Banyak usulan yang tidak ditampung dari Desa dan Kelurahan. Kami mengambil kebijakan untuk menjamin adanya program yang akan masuk ke setiap desa dan kelurahan di wilayah Kepulauan Meranti. Sehingga musrenbang tidak hanya menjadi kegiatan seremonial dalam menjalankan amanat peraturan Pemerintah saja," terangnya. 

Sementara itu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kepulauan Meranti, Mohammad Aza Fahroni melaporkan bahwa adalah proses perencanaan daerah, sebagai wujud kepatutan hukum dan penyelenggaraan pembangunan dan pembinaan masyarakat. 

Dimana tujuannya agar terjadinya sinkronisasi dalam penyusunan program. Sehhingga didapatkan bahan penyusunan yang terarah dan terukur dalam pembangunan di Meranti pada tahun 2015 nanti. 

"Alur musrenbang dimulai dari desa, kecamatan dan kabupaten. Sebelum musrenbang di kabupaten dilakukan juga rapat pra musrenbang dan rapat forum skpd," ujarnya.

Aza merincikan usulan dalam Musrenbang Kabupaten berdasarkan bidangnya meliputi, bidang ekonomi sebanyak 87 program dan 146 kegiatan dengan total anggaran sebesar Rp 168 miliyar lebih, bidang fisik sebanyak 19 program dan 509 kegiatan dengan usulan anggaran Rp 815 miliyar lebih. 

Sedangkan di bidang sarana sebanyak 86 program dan 815 kegiatan dengan usulan anggaran Rp 800 miliyar lebih, dan bidang sosial budaya sebanyak 71 program dan 571 kegiatan sebesar 296 miliyar lebih.***(adv/hum/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar