Panitia Pengukuhan Pengurus PWI Meranti Resmi Dibubarkan
Rabu, 10 Desember 2014 14:16 WIB
MERANTI : Panitia pengukuhan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kepulauan Meranti periode 2014-2017, Selasa (9/12/2014) malam resmi dibubarkan. Berbagai evaluasi dan masukan pun diterima pengurus dan anggota PWI pertama di kabupaten termuda se Riau itu.
Pembubaran itu mengambil tempat di Aula Kopi Tiam Jalan Diponegoro Selatpanjang. Hadir dalam pembubaran panitia ini, penasehat PWI Kepulauan Meranti H Ismail Arsyad dan Johanes Sinaga. Selain itu, juga terlihat hadir pengurus dan anggota serta simpatisan PWI Meranti.
H Ismail Arsyad dalam sambutannya mengatakan, sebagai bahan evaluasi ke depan, hendaklah panitia yang sudah dibentuk tidak lagi 'santai', tetapi harus langsung terjun ke tempat kegiatan sehingga kesiapan dari panitia penyelenggara betul-betul terlihat.
Selain itu, lelaki yang akrab dipanggil Ayah ini juga mengingatkan kepada pengurus PWI Meranti agar memfollow up pesan Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi, yaitu agar workshop seperti yang digelar sebelum pelantikan (Dialog UU KIP, red) dibuat setiap 3 bulan sekali dengan anggaran di bagian Humas Setdakab Meranti.
"Ingat pesan Bupati Meranti, agar PWI membuat semacam workshop setiap 3 bulan sekali. Ini harus kita follow up, kalau memang ada anggarannya di Humas, tinggal bicarakan saja seperti apa kelanjutannya. Tapi kalau tidak ada, kita harus cari jalan keluarnya," kata H Ismail Arsyad.
Kemudian, kepada PWI Meranti juga diingatkan agar tidak hanya setakat membuat laporan atau berita setiap harinya, melainkan PWI Meranti juga harus memaksimalkan lagi kegiatan sosial kemasyarakatan yang selama ini telah dilakukan.
"Dulu sebelum kita ada PWI, kita sering ada kegiatan sosial kemasyarakatan. Saya harap, dengan adanya PWI ini, kegiatan serupa bisa kita tingkatkan," ujar H Ismail.
Pesan lain yang disampaikan Ayah adalah agar PWI Kepulauan Meranti menjaga imej. PWI Meranti harus disegani lantaran kesolid-an dalam berorganisasi. PWI juga dituntut untuk menjadi mitra yang baik bagi masyarakat dan pemerintah.
Kepada pengurus yang saat ini menjalani roda keorganisasian, ditegaskan H Ismail pula, haruslah berbuag maksimal. Sebab, apa yang dilakukan hari ini adalah untuk mengantarkan kepada pengurus yang akan datang (pengurus baru periode 2017-2020, red).
"Kalau baik apa yang kita perbuat hari ini, maka baik pula yang diterima pengurus yang akan datang. Tapi, kalau masih kita yang terpilih untuk kepengurusan mendatang, Alhamdulillah, lanjutkan apa yang telah kita buat dan ciptakan juga kegiatan baru yang mendidik," pesan H Ismail di hadapan seluruh pengurus, anggota, dan simpatisan PWI Meranti malam itu.
Selain itu, sebagai upaya untuk menghilangkan kesuntukan selama bekerja, PWI Meranti disarankan agar mengagendakan kegiatan outbond yang melibatkan semua pengurus, anggota dan simpatisan PWI.
Sedangkan Dedi Putra SPdI, ketua Komisi B DPRD Kepulauan Meranti, yang juga merupakan penasehat PWI Kepulauan Meranti periode 2014-2017 meminta agar semua insan pers membuat berita secara berimbang.
Di tempat yang sama, Ketua PWI Kepulauan Meranti, Ahmad Yuliar S IKom, menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh pihak yang telah membantu suksesnya pengukuhan pengurus PWI Kepulauan Meranti beberapa waktu lalu. Lelaki yang akrab dipanggil Amek ini juga berharap kekompakan yang selama ini sudah terbangun bisa terus dipertahankan.
"Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kesuksesan acara kita kemarin, baik yang membantu secara moril maupun materik. Semoga kekompakan ini bisa terus kita jaga kedepannya," kata Amek.
(fan/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Pendidikan
5 Tips Bijak Bermedia Sosial Ala Remaja Terbaru 2024
-
Hiburan
Via Vallen Teriak Histeris Dengar Suara Rintihan Saat Live IG
-
Sosial
Mensos Bersama Gubernur Riau Kunjungi Balai Abiseka Pekanbaru
-
Sosial
Menteri Sosial Minta Bank Buka Blokir Kartu Bansos di Riau
-
Lingkungan
Upaya Pemerintah Dalam Pelaksanaan Perhutanan Sosial Riau
-
Ekbis
Gubernur Riau Promosikan Produk UMKM Masyarakat Lewat Medsos Pribadinya

