• Home
  • Sosial
  • Pemkab Bengkalis Gelar Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah

Pemkab Bengkalis Gelar Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah

Kamis, 12 Desember 2013 16:01 WIB

BENGKALIS - Sambutan Bupati Bengkalis yang disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan H. Huzaini membuka secara resmi acara pembukaan pelatihan penyelenggaraan jenazah Se-Kabupaten Bengkalis yang ditandai dengan mengalungi tanda peserta didampingi kepala bagian kesra dilaksanakan di wisma kito pelatihan ini di taja oleh Bagian Kesra Setda Kabupaten Bengkalis, Kamis (12/12/2013).

Laporan panitia penyelenggara pelatihan penyelenggaraan jenazah Se – Kabupaten Bengkalis dibuka pada pukul 9.00 WIB, Peserta pelatihan  berjumlah 40 orang . Pelatihan penyelenggaraan jenazah Se – Kabupaten Bengkalis pelatihan dilaksanakan dalam 2 (dua) tahap mulai tanggal 12 s/d 17 Desember 2013. Kegiatan pelatihan ini disajikan dalam bentuk paparan materi, tata cara memandikan, mengafani jenazah ( teori dan praktek).

Adapun instruktur atau nara sumber pelatihan penyelenggaraan jenazah yaitu: Amrizal Dosen stai al kausanr Bks, Ibu Dra. Robi’ah dosen stai al kausar Bks, ust h. A. Rahman D stai al kausar Bks dan yang terakhir Prop. Syamsul Nizar dosen uin suska Riau Pekanbaru. Sedangkan peserta pelatihan penyelenggaraan jenazah Se – Kabupaten Bengkalis tahap I berjumlah 40 orang yaitu Kecamatan Mandau, Kecamatan Pinggir, Kecamatan Rupat Utara dan Kecamatn Rupat masing-masing kecamatan 10 orang.

Atas nama pemerintah Kabupaten Bengkalis saya menyambut baik pelatihan penyelenggaan jenazah Se-Kabupaten Bengkalis, saya menilai kegiatan ini selain sebagai ajang silaturmi dan wahana untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dan kualitas sumber daya manusia. Penyelenggaan jenazah hukumnya wajib bagi orang yang hidup dan mampu melaksanakannya penyelengaraan ini dimulai dari memandikan, mengapani mensholatkan hingga menguburkan.

"Selanjutnya dapat saya sampaikan bahwa dengan dilaksanakan pelatihan ini saya berpesan bagi para petugas penyelenggaan jenazah dapt menyerap dan mengaktualisasikan ditengah masyarakat dan mampu memberikan kontribusi positif dalam menjalankan nilai-nilai agama dengan tetap berpegang kepada adat istiadat dan budaya," ungkap H.Huzaini.

Kita semua berharap pelatihan fardhu kifayah ini diharapkan mampu menciptakan generasi baru yang mampu melaksanakan penyelenggaan jenazah, sekaligus buat penyamakan persepsi tentang penanganan fardhu kifayah jenazah. Untuk meningkatkan peran serta dan motivasi masyarakat dalam membentuk lembaga atau rukun serta kewajiban umat islam  dalammengurus jenazah.***(andreas)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar