Pemkab Bengkalis Taja Sosialisasi Bayaha Miras dan Narkoba
Selasa, 24 September 2013 16:57 WIB
MANDAU, RIAUHEADLINE.COM- Bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis dan guna menghindari pengaruh penyalahgunaan minuman keras dan narkoba dikalangan masyarakat khususnya kalangan mahasiswa, pelajar dan remaja melalui Kesbangpol kabupaten bengkalis melakukan pembekalan dengan melakukan penyuluhan pencegahan peredaran/penggunaan minuman keras dan peredaran narkoba.
Penyuluhan pencegahan peredaran / penggunaan minuman keras dan narkoba di Kecamatan Mandau itu dibuka Selasa, (24/9/2013) sekitar pukul 9.00 Wib, dan diikuti 75 orang peserta terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda mahasiswa dan siswa SLTA sederajat. Acara itu juag dihadiri oleh lurah talang mandi, lurah serosa, lurah duri barat dan lurah babussalam. Dan dibuka oleh Camat Mandau diwakili sekcam Sapon,SH,
Dalam sambutan Camat Mandau dibacakan oleh sekcam Sapon,SH, mengatakan bahwa jumlah pencandu narkoba di Indonesia hingga saat ini mencapai 4,4 juta jiwa, tentunya angka ini tidak bisa dibiarkan dan butuh penanganan serius dari seluruh elemen negeri ini.
Dari angka tersebut, lanjut Sopan. Hingga saat ini baru sekitar 18 ribu jiwa yang baru ditangani di pusat rehablitasi narkoba. Dan yang lebih mengkhawatirkan ternyata negeri ini tidak hanya sebagai lahan peredaran narkoba, namun juga menjadi jaringan produsen atau pabrik narkoba. hal ini terbukti dari pengungkapan sejumlah kasus home industri pembuatan narkoba.
“Bahkan yang lebih mencengangkan lagi, lembaga pemasyarakatan (lapas) Cipinang tempat yang seharusnya menjadi tempat pembinaan dan pemantauan aparat, ternyata dijadikan pabrik pembuatan ekstasi,” kata Sopan dalam sambutanya.
Kondisi yang memprihatinkan tersebut, mengimbau kepada seluruh elemen tidak boleh pernah menyerah terhadap jaringan narkoba tersebut.
“Untuk itu pada kesempatan yang berbahagia ini, saya mengajak kita semua untuk bergandeng tangan mengawasi dan mencegah setiap indikasi jaringan narkoba di daerah ini. apalagi, kabupaten bengkalis khususnya Kecamatan Mandau merupakan pintu masuk sekaligus kawasan strategis di perlintasan jalur sumatera, sehingga sangat rawan masuknya narkoba,’ imbaunya.
Paling mengiris lagi, terutama para remaja dan generasi muda sebagai penerus bangsa, setiap bulan perkembangannya terus bertambah. “Hal itu, berdasarkan data yang diperoleh dari polres bengkalis, hingga bulan Agustus 2013 jumlah tersangka 195 orang,” ucapnya.
Sementara itu, bagai komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam memberantas dan menanggulangai bahaya narkoba, disamping menggelar sosialisasi semacam ini, Pemkab bersama badan narkoba nasional (BNN) juga telah melakukan test urine kepada Pegawai Negeri Sipil yang dilaksanakan sepekan lalu. disamping itu, terhadap PNS yang diketahui mengkonsumsi dan mengedarkan narkoba, maka kami tidak segan-segan untuk memberi sanksi berat.
"Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Bengkalis karena sudah melakukan sosialisasi ini. Kami berharap kepada anak-anak saya, khususnya anak-anak yang masih sekolah agar bisa menjauhi narkoba," pungkasnya Sekcam.
Kegiatan penyuluhan itu juga disajikan dalam bentuk paparan dan materi yang disampaikan oleh nara sumber yang terdiri dari Perwakilan Badan Kesbangpollimas Provensi Riau Bidang Pemantau, Frida Msi, Polres Bengkalis yang diwakili Kanit Bimas Polsek Mandau Bripka Johanda.S.Pdi,Satuan Polisi Pamongpraja H.Tarmizi Ahmad Bc.Hk dan Kementrian Agama Kabupaten Bengkalis H.Abdul Hamid. (ias)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
Pergerakan Harga Minyak Sawit Dunia Mengalami Fluktuasi pada Awal Februari 2026
-
Lingkungan
Harimau Sumatera Masuk Permukiman Warga Mempura, Masyarakat Diminta Waspada
-
Ekbis
Produksi Padi Riau Naik 12,7 Persen, Targetkan Ketahanan Pangan Hingga 2029
-
Lingkungan
Riau Dorong Swasembada Pangan Nasional, Petani Milenial Jadi Kunci Modernisasi Pertanian
-
Hukrim
Polisi Kehutanan Gakkum Riau Usut Jaringan Pembunuh Gajah Sumatera di Blok Ukui
-
Sosial
Penataan Pedagang Dumai di Jalan Sultan Syarif Kasim, Kota Jadi Destinasi Kuliner

