Pemkab Kampar Minta Perusahaan Berdayakan Tenaga Kerja Lokal
Rabu, 08 Oktober 2014 18:20 WIB
BANGKINANG - Untuk membantu pemerintah dalam mengurangi angka penggangguran sekaligus memberdayakan generasi muda asal daerah, maka perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Kampar, Riau, diharapkan untuk bisa merekrut tenaga kerja lokal.
"Karena kami yakin, tenaga kerja dari Kampar ini punya kemampuan yang sama dengan tenaga kerja dari daerah lain," ujar Bupati Kampar Jefry Noer melalui Asisten Administrasi Pembangunan dan Kesra Setda Kampar Nukman Hakim acara pembukaan Job Fair (Pameran Bursa Tenaga kerja) 2014 yang diadakan di gedung Mahligai Bungsu Bangkinang pada Rabu (8/10/2014).
Sebab itu, lanjut dia, kepada perusahan-perusahaan yang memerlukan tenaga kerja diharapkan untuk lebih bisa memprioritaskan tenaga kerja lokal, karena ini tentunya sesuai dengan aturan dan undang-undang yang berlaku.
Nukman menyatakan, pihaknya melihat keterlibatan dari perusahaan masih minim, sehingga perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja yang cukup banyak tidak diketahui seberapa jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan.
Oleh sebab itu Nukman Hakim meminta kepada perusahan yang beroperasi di Kabupaten Kampar dapat melaporkan secara berkala kepada Dinas Sosial Tenaga Kerja untuk melihat perkembangan perusahaan dalam melaksnakan aturan-aturan sesuai dengan undang-undang dan pertauran yang berlaku.
Sesuai dengan undang-undang aturan yang berlaku bahwa setiap perusahaan agar dapat merekrut karyawan dan tenaga kerja sebanyak 40 persen, oleh karena itu setiap perusahaan agar dapat mematuhi aturan yang berlaku.
"Ini bertujuan agar perusahaan yang ada di daerah dapat beroperasi dengan baik dan bagi masyarakat setempat merupakan sebagai bagian dari kehidupan mereka," tambah Nukman Hakim yang melihat bahwa banyak perusahaan yang terus dililit persoalan antara perusahan dengan masyarakat tempatan.
Ditambahkannya pameran ini merupakan salah satu ajang untuk mengurangi pangangguran. “Ini selaras dengan program pembangunan Kabupaten Kampar dimana salah satu zero akan dicapai adalah zero pengangguran,” kata Nukman Hakim, yang menambahkan bahwa kalau bisa nama pameran bursa tenaga kerja ini untuk dapat diikuti dan melibatkan perusahaan-perusahaan besar yang ada di Kabupaten Kampar.
“Untuk bidang perkebunan saja di Kabupaten Kampar memiliki sebanyak 38 perusahaan dengan 34 Pabrik Kelapa Sawit (PKS), masa tidak membutuhkan tenaga kerja,” tanya Nukman Hakim.
Sementara itu Kepala Badan Sosial Tenaga Kerja Ir Anizur selaku Panitia Pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan ini diadakan selama dua hari mulai dari 8 sampai dengan 9 Oktober 2014 yang melibatkan 30 perusahaan dengan lowong pekerjaan sebanyak 807 tenaga kerja dengan berbagai bidang formasi, skil dan keahlian.
"Kegiatan Pameran bursa tenaga Kerja ini merupakan ajang pertemuan antara pencari kerja dan pencari tenaga kerja, oleh sebab itu agar dapat dimanfaatkan sebaik-baik mungkin, sehingga ajang ini betul-betul dapat menjadikan Kabupaten Kampar mengurangi pengangguran di Kabupaten Kampar," kata Ir Anizur.
Selanjutnya kegiatan ini diadakan juga seminar tenaga kerja dengan mendatangkan nara sumber dari Jakarta untuk mengupas tentang ketenaga kerjaan. Dari pantauan dilapangan bahwa keguatan tersebut mendapat antusias dari masyarakat dan pencari kerja, ini terlihat dari padatnya stand-stand perusahaan yang menyajikan formasi-formasi yang kan diterima.***(mcr-din)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

