Pemkab Rohil Bakal Tindak Kebisingan Kicauan Walet
Jumat, 10 April 2015 22:36 WIB
ROKAN HILIR - Tingkat kebisingan kicauan Burung Walet yang digunakan pemilik usaha Walet di Kota Bagansiapiapi melalui rekaman kaset meresahkan masyarakat. Kicauan Burung Walet tersebut tidak pernah berhenti 24 jam dan tidak mentaati peraturan yang ada.
Menanggapi hal itu, Bapedal Rohil menghimbau kepada pemilik usaha Walet untuk mentaati peraturan.
"Jangan menghidupkan rekaman kicauan burung itu selama 24 jam, karena tingkat kebisingannya akan mengganggu kKomunikasi," kata Kepala Bapedal Rohil,Drs.H.Sukma Alfalah,Msi, Jumat (10/4/2015) di ruang kerjanya.
Jadwal menghidupkan kicauan Walet hanya diperbolehkan setelah warga tidak ada melakukan aktifitas seperti jam ngantor dan waktu tertentu lainnya. Dalam waktu dekat Bapedal akan turun ke lapangan bekerjasama dengan Satpol PP dan instansi terkait lainnya.
"Apabila nanti masih ditemukan pemilik usaha Walet menghidupkan kicauan suara Walet tidak sesuai jadwal, maka akan kita tindak tegas," ancamnya.
"Dulunya Peraturan daerah (Perda) mengenai jadwal membunyikan suara Walet sudah ada, namun belakangan Perda itu dibatalkan. Apa penyebabnya, kita pun tidak tahu, yang jelas Perda mengenai Amdal itu dibatalkan,"beber Sukma.
"Kita akan cek dulu tingkat kebisingan kicauan suara Walet tersebut. Apabila volumenya hingga 100 persen maka akan kita tindak tegas. Pemilik boleh saja menghidupkan suara kaset tersebut sehari suntuk, namun volumenya harus disesuaikan. Jangan sempat kicauan tersebut mengganggu komunikasi warga," kata Sukma.
(rdk/hrc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Bupati Suyatno Minta Pemerintah Pusat Perhatikan Rokan Hilir
-
Maritim
ICMI Rohil Akan Gelar Pelatihan Ternak Lele Bioflok
-
Kesehatan
Tekan Kematian Ibu dan Bayi, Dinkes Rohil Dirikan 3 RTK
-
Traveler
Pemkab Rohil Terus Berhani Objek Wisata Pulau Jemur
-
Hukrim
Mantan Kepala Bappeda Rohil Lolos dari Kasus Korupsi Jembatan Pedamaran II
-
Sosial
Noprio Sandi Resmi Jabat Ketua PWI Rohil 2016-2017

