Pemkab Rohil Bantu Panti Asuhan Aisiyah Bagansiapiapi
Jumat, 31 Oktober 2014 10:42 WIB
BAGANSIAPIAPI - Salah satu program kerja bidang sosial Aisyiyah, melalui Panti Asuhan Yatim Putri, Rohil mengasuh 36 anak (6 yatim piatu, 2 miskin, selebihnya yatim, red). 36 anak tersebut berasal dari berbagai kecamatan.
Asropuani, Pengasuh Panti Asuhan Yatim Putri Daerah Aisyiyah Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (30/10/14) dalam sambutannya ketika kehadiran Wakil Bupati Erianda, dalam anjang sana ke panti mereka, mengatakan, panti mereka sudah mampu menampung 36 anak.
“Insya Allah bangunan ini sudah mampu menampung anak 36 orang anak, dan sekarang bangunan kami sudah permanen, dengan uluran, bantuan, bangunan kami sudah berkeramik, sudah punya WC,” ungkapnya mensyukuri.
Bahkan, pada tahun ini mereka kewalahan air bersih (air hujan, red), sudah dibantu donatur pula bak air hujan.
Asropuani juga menyampaikan, anak yang berada di dalam panti, bukan dari Kecamatan Bangko saja, melainkan ada yang dari Kecamatan Kubu, Bangko Pusako dan Kecamatan Rimba Melintang. “Bahkan ada anak yang korban hukum (orang tuanya terjerat hukum, red), beliau muallaf, dan langsung diasuh di panti,” tambahnya.
Pembinaan yang dilakukan, disamping memberikan mereka kesempatan untuk merasakan pendidikan sampai ketingkat atas, juga memberikan pendidikan agama, serta keterampilan.
“Bahkan Insya Allah, pada tahun ini, kita mencoba mengkuliahkan, dua orang anak terbaik panti ini ke perguruan yang berada di Pekanbaru, satu di Kebidanan, yang satu lagi S1 PAUD, dengan dana dari donatur,” promosinya.
Sementara itu, Panti asuhan menurut Asropuani, sudah berdiri sejak November tahun 2007, oleh pengurus Aisyiyah, dan ini bagian program kerja bidang sosial. “Dan panti Aisyiyah ini sebuah wujud kepedulian kami Aisyiyah melalui program kerjanya untuk mencoba,” katanya.
Lalu, 25 Juni 2008 lalu, telah diresmikan Bupati Rohil, yang diutus, Azhar, kantor masih kontrak, mulai 2007 sampai 2013, dan baru dalam waktu dekat ini telah memiliki bangunan sendiri.
Setelah diresmikan tahun 2008, Bupati membantu anggaran Rp 300 juta. “Lalu ingin, dengan anak-anak panti hidupkan terus bisa kami ayomi, kami beli kebun sebagian. Kebun itu aset panti berada di dekat kompleks, STAI Ar Ridho, tapi, kami ingin menyampaikan dalam kesempatan ini juga, karna kami anak panti, kami tidak mampu untuk mengolahnya, kalau ada bapak-bapak yang ingin berminat, kami ingin menjualnya kembali untuk kami buat aset yang lain,” ujarnya.
Kemudian pada tahun 2010 lanjut Asropuani, mereka menerima hibah, wakaf (tanah, red) dari salah satu keluarga besar Ibuk Rohani Zainal, dengan luas 1.785 m2, tanah yang dijadikan bangunan sendiri.
Dalam pada itu, Wakil Bupati Erianda menanggapi kebun sawit seluas 2 ¼ ha di samping STAI Ar-Ridho, kurang sepakat untuk dijual, sebaiknya dibangun panti lagi, dan Pemkab Rohil akan mengupayakan mobil operasional, sehingga bisa dimanfaatkan anak panti, meski letaknya jauh.***(nop)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

