Wartawan Terlibat Perampokan
AJI Serukan Upanya Nyata Jaga Profesionalisme Jurnalistik
Jumat, 31 Oktober 2014 10:35 WIB
PEKANBARU - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Pekanbaru menyikapi terungkap dan tertangkapnya pelaku penjambretan disertai meninggalnya korban dilakukan oleh tiga orang, satu di antaranya merupakan seorang wartawan media online lokal di Pekanbaru.
Berikut ini sikap AJI Pekanbaru yang dikirim Fakrurrodzi selaku ketua, Kamis (30/10/14) malam :
1. Profesi jurnalis merupakan profesi terhormat, bukan suatu pekerjaan dengan hanya menjalankan kegiatan merekam, memfoto, menulis maupun menyebarkan informasi diperolehnya ke khalayak umum. Jurnalis diikat dengan Kode Etik Wartawan/Jurnalis dalam segala tindak-tanduknya saat menjalankan profesi mulia tersebut.
2. Pada Pasal 6 Kode Etik Jurnalis telah dinyatakan : Wartawan Indonesia tidak menyalahgunakan profesi dan tidak menerima suap.
Apa yang dilakukan Edison Efrizal Purba, tersangka penjambretan sehingga mengakibatkan nyawa seseorang melayang seperti dialami Mulyono, Senin (27/10) silam, merupakan PENYALAHGUNAAN PROFESI tersebut.
3. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Pekanbaru mengutuk dan mendukung langkah Polresta Pekanbaru untuk memidanakan Edison Efrizal Purba sesuai dengan aturan hukum berlaku.
Termasuk upaya peliputan dilakukan dan menaikkan berita kriminal tersebut di media online tempat Edison bekerja, usai ia menjalankan aksi kejahatannya sebagai tindakan tak patut ditiru.
4. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Pekanbaru, meminta kepada para pihak-para pihak untuk tetap selalu menanyakan kartu pers dan mewaspadai jika pertanyaan-pertanyaan diajukan serta berita dihasilkan bertujuan sebagai alat melakukan pemerasan.
5. Sanksi atas pelanggaran kode etik jurnalistik dilakukan oleh organisasi wartawan dan atau perusahaan pers dimana bersangkutan bekerja serta menjadi anggota.
6. Terakhir, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Pekanbaru mengajak organisasi-organisasi profesi jurnalis lainnya, perusahaan-perusahaan media dan SPS untuk selalu mengedepankan profesionalitas jurnalis serta tidak menjadikan profesi ini sebagai batu loncatan pada hal-hal yang DILARANG dalam Kode Etik Jurnalis/Wartawan.***(rls)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal
-
Sosial
Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Ekbis
Hari Buruh Internasional 2026, Prabowo Resmikan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan

