• Home
  • Sosial
  • Penduduk Siak Meningkat Karena Banyak Warga Pendatang

Penduduk Siak Meningkat Karena Banyak Warga Pendatang

Selasa, 11 Maret 2014 08:48 WIB

SIAK - Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, MSi mengatakan selama dua tahun terakhir jumlah penduduk Siak meningkat drastis dari tahu-tahun sebelumnya. Berdasarkan data kependudukan, masyarakat Siak yang terdata sebanyak 491.967 jiwa.

"Bukan program KB yang gagal, namun jumlah peningkatan itu karena pendatang," ujar Syamsuar saat memaparkan rancangan program kerja Pemerintah Daerah tahun 2015 mendatang di Raja Indra Pahlawan Room (RIPR) Kantor Bupati Siak, Senin (10/3/2014).

Dalam rapat tersebut hadir Sekretaris Daerah Siak Tengku Said Hamzah, Wakil Ketua DPRD Siak H. Azwar dan seluruh Kepala Dinas dan Badan serta Camat se-lingkungan Kabupaten Siak.

Dari data yang ada, kata Bupati, 52 persen pendatang di Riau memilih Siak sebagai tujuan utama. "Berebut orang luar datang ke Siak ini. Ini data dari BPS yang saya peroleh," tegas Syamsuar.

Menurut Syamsuar, alasan utama para pendatang ke Siak adalah banyaknya program yang bisa dinikmati secara gratis oleh masyarakat. Seperti, pendidikan dan pengobatan gratis. "Ini bukti, program kami menyentuh masyarakat," katanya.

"Apalagi saat ini kami sedang menggodok program wajib belajar hingga SMA. Itu gratis," lanjut Syamsuar. Program-program tersebut, menurut Syamsuar menjadi sebuah magnet.

Untuk menekan lonjakan angka penduduk tersebut, Pemkab Siak telah membuat sebuah terobosan. Yakni, tidak diberlakukannya surat keterangan domisi dari desa maupun Camat. 

Syamsuar telah menginstruksikan hal itu kepada seluruh camat sejak beberapa bulan lalu. "Surat keterangan domisili, sudah habis pada 30 Oktober lalu," katanya.

"Kalau sekarang, tak berlaku lagi dan tidak akan dikeluarkan," lanjut Syamsuar.

Bupati menegaskan, program-program yang selama ini hanya untuk masyarakat Siak. Bukan untuk masyarakat dari luar. Sebab, saat ini sangat banyak pendatang yang ada di Siak. 

"Mereka ada yang berasal dari Lampung, masak minta obatnya di Siak," kata Syamsuar. "Ini bukti program kami menyentuh ke masyarakat," ujar Syamsuar kembali menegaskan.***(dok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar