• Home
  • Sosial
  • Pengguna Jasa Penyeberangan Antar Pulau di Meranti Meningkat

Pengguna Jasa Penyeberangan Antar Pulau di Meranti Meningkat

Senin, 04 Agustus 2014 11:04 WIB

SELATPANJANG - Sejak liam hari sebelum Idul Fitri (H-5) hingga lima hari setelah Lebaran (H+5) tepatnya pada Minggu (3/8), jumlah pengguna jasa penyeberangan antar pulau di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Seperti di penyeberangan antara Pulau Tebingtinggi dan Pulau Merbau di Sungai Terus, menurut laporan kerap terjadi antrian panjang para calon penumpang jasa penyeberangan. Hal serupa juga terjadi di Sungai Suir yang menghubungkan wilayah Kecamatan Tebingtinggi dengan Tebingtinggi Timur, jumlah penumpang jasa penyeberangan mengalami peningkatan yang drastis.

Muhammad Yazid, warga Desa Banglas Barat yang selama Idul Fitri ini mendapat jatah pengelolaan penyeberangan di Sungai Suir, mengakui lonjakan jumlah pengguna jasa penyeberangan di Sungai itu membuat kerja nonstop para ABK alat transportasi pompong atau kempang penyeberangan di Sungai Suir.

"Pada hari-hari biasa hanya dua unit kapal pompong penyeberangan yang beroperasi antara pelabuhan sedulur dan semulut Sungai Suir. Tapi sejak 5 hari sebelum hari raya sampai hari ini, kami harus mengoperasikan 5 kapal pompong penyeberangan, ditambah satu unit kempang dari pelabuhan suak banglas ke pelabuhan semulut," ujarnya.

Sejumlah pengguna jasa penyeberangan yang ditemui wartawan di Sungai Suir itu mengaku senang dengan penambahan armada penyeberangan tersebut, sehingga para calon penumpang tidak harus berlama-lama antri menyeberangi sungai.

"Tapi ongkos menyeberang di sungai suir ini sangat mahal. untuk satu orang beserta satu unit sepeda motor dikenakan biaya sekali menyeberang Rp10.000,-. padahal jarak menyeberangnya tidak terlalu jauh. Bisa dibayangkan berapa biaya yang harus dikeluarkan setiap harinya oleh warga dan anak sekolah dari Desa Lukun dan Desa Batin Suir, kalau ingin beraktifitas ke Kota Selatpanjang," ungkap Abu, salah seorang warga Desa Batin Suir.

Pantauan di lapangan, aktifitas penyeberangan di Pelabuhan Sedulur Desa Banglas Barat menuju Pelabuhan Semulut, selama H-7 hingga usai lebaran ini mendapat pengawasan dari petugas Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Meranti.***(mcr-adi/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar