• Home
  • Sosial
  • Penjabat Walikota Dumai Dukung P2KP Percepat Pembangunan

Penjabat Walikota Dumai Dukung P2KP Percepat Pembangunan

Selasa, 01 September 2015 19:50 WIB
DUMAI - Penjabat Walikota Dumai Arlizman Agus mendukung adanya Program Peningkatan Kualitas Pemukiman (P2KP) di Kota Dumai. Pasalnya, program ini dianggap akan mempercepat serta membantu program pembangunan di daerah ini, namun tentu harus dibarengi dengan adanya sinkronisasi data serta koordinasi yang baik kedepannya.

Penegasan dukungan itu diwakili Asisten III Pemko Dumai, Mustafa Khadir, Selasa (1/9/15). "Kegiatan P2KP ini merupakan program pemberdayaan masyarakat dan memperkuat peran pemerintah daerah dalam rangka pencapaian target 100-0-100 kedepannya," kata dia memberikan sambutan menggantikan Arlizman Agus.

Dimana dalam artiannya, kata dia, 100 Persen Akses Air Minum, 0 Persen Penanganan Kawasan Kumuh, dan 100 Persen Akses Sanitasi di Perkotaan yang terhitung sejak 2015 - 2019 mendatang dengan kucuran dana mencapai sebanyak Rp20 miliar. Karena itu, diminta pada Camat, Lurah dan RT supaya dapat memberi data yang akurat.

"Data itu serahkan kepada Tim P2KP, jangan sampai nantinya menjadi tidak tepat sasaran. Dalam hal ini, Lurah harus mengawal setiap perkembangan data yang diperoleh oleh P2KP, karena data yang mereka dapatkan awalnya berasal dari Lurah yang kemudian dicek ke masing-masing RT untuk selanjutnya diteruskan kepada Lurah," katanya. 

Menurutnya bagaimana program ini bisa berjalan dengan baik, tentunya harus bersama-sama menjalin kerjasama yang baik. Kegiatan Lokakarya Sosialisasi dalam pencapaian target 100.0.100 Program Peningkatan Kualitas Pemukiman (P2KP) Kota Dumai tersebut tampak dihadiri oleh Anggota DPRD Komisi III Supriyanto.

Kemudian ada dari, Dinas Terkait, Camat, Lurah, LPMK Forum CS, LSM, Perbankan dan 4 Narasumber dari Dumai dan Tim Leader Provinsi Riau M.Irfan. Acara ini diselenggarakan di gedung Sri Bunga Tanjung Kecamatan Dumai Timur. 

Sementara Koordinator Kota II Riau Heri Ruswanta Sp dalam sambutan menjelaskan kegiatan lokakarya ini dilaksanakan selama dua hari terhitung 1-2 September 2015, bertujuan untuk menyatukan persepsi program P2KP dengan program Pemerintah kota Dumai 

Kata dia, Program P2KP memang baru, namun nama ini peralihan dari PNPM Perkotaan Mandiri terhitung April 2015 menjadi P2KP.Dengan Target baru 100-0-100 adalah 100 Persen Akses Air Minum, 0 Persen Luas Kawasan Kumuh Perkotaan dan 100 Persen Akses Sanitasi untuk 4 tahun kedepan. 

Maka itu, perlunya dilakukan sosialisasi menimbang program ini sudah mulai berjalan ketahap pendataan. Tim lapangan P2KP akan segera turun guna melakukan pendataan (Base Line) yang melibatkan Camat, Lurah dan RT.

"Nantinya, data wilayah akan diambil melalui Kelurahan, kemudian ke RT tim akan mengcroscek, selanjutnya data yang sudah final akan diserahkan kembali ke Kelurahan untuk memberi penilaian apakah kawasan ini layak atau tidak. Data Base line ditargetkan September 2015 ini selesai," katanya.

Oleh karena itu, harapnya, diminta kerjasama dari RT, Lurah dan Camat agar data yang diperoleh P2KP tepat sasaran untuk target 100.0.100. Pantauan Pesisir Pos, usai sambutan dilakukan diskusi serta pemaparan oleh narasumber tentang P2KP.

(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar