Percepat Pembangunan, Bupati Meranti Minta Pendamping PMM Bekerja Profesional
Kamis, 23 April 2015 17:08 WIB
MERANTI - Dalam rangka mempercepat pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti, Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir, mengimbau pendamping Program Meranti Mandiri (PMM) agar dapat bekerja profesional.
"Dalam membangun desa, program ini melibatkan masyarakat desa secara masif seperti mengelola PNPM karena Meranti butuh percepatan pembangunan," kata Irwan Nasir di Kecamatan Tebingtinggi Barat, Selasa (21/4/2015).
Dijelaskan, PMM merupakan cara Pemda memenuhi amanat undang-undang tentang Pemerintahan Desa, alokasi dana desa ini sesuai dengan UUU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
Dimana disebutkan Pemda diminta mengalokasikan dana perimbangan minimal 10 persen untuk Desa. Dari dana perimbangan Pemda Kepulauan Meranti mengalokasikan Rp144 M atau 16.5 persen APBD.
PMM, kata Irwan Nasir, merupakan program yang dibentuk oleh Pemkab Kepulauan Meranti sebagai pengganti Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri yang dihentikan oleh Pemerintah Pusat.
Selain itu, program PMM ini sebagai jawaban dari Pemkab terhadap keresahan masyarakat yang belum merasakan PNPM di desanya.
Meskipun begitu, Irwan menilai PNPM Mandiri Pedesaan dinilai sukses karena setiap proyek infrastruktur yang dilaksanakan melalui program tersebut, memiliki kualitas sesuai dengan harapan masyarakat dan masyarakat desa saat ini merasakan manfaat dari program tersebut.
Secara teknis, sebut Bupati, PMM mengadopsi program PNPM Mandiri,jadi sebagian besar Pendamping PMM merupakan mantan Pendamping PNPM yang lalu. Meskipun begitu tetap ada perbedaan dalam hal koordinasi.
Jika Pendamping PNPM harus berkordinasi dengan Pemprov atau Pemerintah Pusat, tidak begitu dengan PMM yang cukup berkoordinasi dengan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Kepulauan Meranti.
"Dulunya program serupa dikelola oleh Pemerintan Pusat, kini sepenuhnya dikelola Pemda Meranti, kita hanya akan menyesuaikannya," sampai Bupati.
Dana yang dialokasikan oleh Pemda Kepulauan Meranti untuk melaksanakan Program PMM akan langsung masuk ke rekening desa. Dan dalam pengorganisasiannya pendamping PMM akan berkoordinasi dengan Kepala Desa setempat, karena pada dasarnya dana tersebut dialokasikan untuk belanja desa.
Mengenai status pendamping PMM Mandiri, Bupati Irwan Nasir mengatakan, pendamping desa termasuk dalam perangkat kabupaten yang ditugaskan membantu Pemerintah Desa dalam mempercepat pembangunan di pedesaan.
Irwan juga mengungkapkan keunggulan dari PMM Mandiri ini, selain dapat mengakomodir semua desa, karena semua desa mendapat alokasi dana, pengerjaan proyek PMM juga tidak perlu melalui proses lelang seperti proyek yang dikerjakan oleh Dinas PU.
Bupati juga berharap PMM yang dilaksanakan mulai tahun ini dapat mengikutinya serta mampu menjadi semangat baru untuk mempercepat pembangunan desa di Kabupaten Kepulauan Meranti.
(adv/hum/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Bupati Meranti Ajak Seluruh Masyarakat Dukung Program Pembangunan
-
Sosial
Bupati Meranti Klaim Sukses Turunkan Angka Kemiskinan Meski Anggaran Minin
-
Sosial
Bupati Irwan Hadiri Halal Bi Halal Masyarakat Meranti di Pekanbaru
-
Kesehatan
Bupati Meranti Serahkan Sertifikat Akreditasi Kepada Dua Puskesmas
-
Maritim
Bupati Meranti Komitmen Lanjutkan Pembangunan Pelabuhan Dorak
-
Sosial
Bupati Kepulauan Meranti Tinjau Jembatan Pelabuhan Runtuh

