Peringatan HUT RI Hanya Seremoni, Warga: Kita Masih Dijajah
Minggu, 17 Agustus 2014 13:22 WIB
PEKANBARU - Upacara peringatan hari kemerdekaan yang diselenggarakan setiap tanggal 17 Agustus hanya diperingati oleh segelintir masyarakat saja, seperti pegawai negri sipil, anak sekolah, TNI dan orang-orang yang memiliki kepentingan terhadap jajaran pemerintahan. Hal ini menunjukkan bahwa kemerdekaan itu belum sepenyhnya dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia.
"Sebenarnya, upacara ini hanya seremoni saja, aplikasi di lapangan untuk mengisi kemerdekaan itu tidak merata, buktinya masih banyak masyarakat yang belum mengenyam pendidikan, pelayanan kesehatan masih minim hingga kemiskinan masih menghantui setiap orang," ungkap Adi, salah seorang warga Tampan.
Ditambahkannya, Indonesia saat ini masih dijajah secara terselubung oleh politik negara asing, buktinya perpolitikan di Indonesia masih meniru dan mencaplok gaya perpolitikan negara asing.
"Yang politik benar-benar asli produk Indonesia itu tidak ada, maka dari itu kita akan terus di dikte oleh negara luar," jelasnya lagi.
Hal senada juga diungkapkan salah seorang Veteran, Agus R sangat menyayangkan sikap generasi muda yang tidak menghargai jarih payah para Pahlawan memperjuangkan kemerdekaan RI ini.
"Jujur, setiap tahun kita melaksanakan upacara peringatan hari kemerdekaan, saya merasa sedih dan sangat kecewa dengan pemuda-pemudi yang acuh tak acuh dengan bangsa ini. Jangankan untuk mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif, mengibarkan bendera merah putih saat peringatan HUT saja tidak mau," ungkapnya dengan penuh rasa kecewa.
Lanjut, dia berharap kepada seluruh masyarakat Indonesia terutama generasi muda untuk terus berupaya mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif, sehingga bisa merubah nasib negara ini menuju ke arah yang lebih baik.
Menanggapi hal tersebut, Walikota Pekanbaru, Firdaus MT mengatakan akan terus berupaya untuk mengisi kemerdekaan ini, dan dirinya juga berharap masyarakat untuk menumbuh kembangkan rasa dan jiwa proklamasi.
"Mari kita isi kemerdekaan yang sudah susah payah diperjuangkan para pahlawan kita terdahulu, bagi masyarakat yang tidak sempat mengikuti upacara kibarkanlah sangsaka merah putih di depan rumah masing-masing," singkatnya.***(dan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

