• Home
  • Sosial
  • Perwakilan Buruh Diterima Kadisnaker Secara Tertutup

Tuntut Revisi UMP Pasca Kenaikan BBM

Perwakilan Buruh Diterima Kadisnaker Secara Tertutup

Kamis, 11 Desember 2014 14:46 WIB
PEKANBARU : Setelah hampir satu jam menggelar orasi, sejumlah para buruh dari ratusan orang yang menggelar aksi akhirnya diterima secara perwakilan di ruang Melati, Kantor Gubernur Riau. 

Perwakilan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) ini diterima Kepala Dinakertranduk Provinsi Riau Nazarudin mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau yang masih di Jakarta. 

Selain itu hadir pada pertemuan itu, Kapolresta Pekanbaru, Kepala Satpol PP Riau Noverius. Tidak diketahui apa saja yang dibicarakan pada pertemuan tersebut, mengingat pertemuan dilakukan secara tertutup. 

Sebelumnya saat aksi digelar ngotot meminta dipertemukan Plt Gubernur Riau. Mereka meminta sejumlah tuntutan pada aksi yang digelar dikabulkan, diantaranya penyesuaian upah buruh pasca kenaikan BBM. 

Berikut sejumlah tuntutan para buruh tersebut, pertama meminta direvisi upah minimum kabupaten/provinsi dengan menyesuaikan pertumbuhan ekonomi dan inflasi BBM. 

Kedua, menuntut pemerintah segera merevisi peraturan menteri (permenaketrans No. 13/2012. Tentang 60 item komponen kebutuhan hidup layak. Menjadi 84 item KLH. Ketiga, meminta dihapusnya sistem kerja outsourching, terutama di BUMN serta laksanakan rekomendasi Komisi X DPR RI. 

Keempat, tolak kenaikan harga BBM sebesar Rp2000 per liter. Kelima, perbaiki program jaminan kesehatan nasional bpjs kesehatan. 

Khusuasnya terkait fasilitas kesehatan Keenam, laksanakan jaminan pensiun per 1 juli 2015 tanpa pentahapan untuk pekerja swasta. Ketujuh, revisi uu tki hingga juni 2015 dan sahkan RUU PRT. Delapan Ratifikasi konvensi ilo tentang K3. 

Sembilan, mendukung Pilkada langsung, Sepuluh, Menonak RUU Kamnas karena akan membunuh kebebasan mengemukan pendapat di muka umum.

(mok/mok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar