• Home
  • Sosial
  • Plt Gubri Akui Serapan Anggaran Belanja APBD 2015 Lambat

Plt Gubri Akui Serapan Anggaran Belanja APBD 2015 Lambat

Kamis, 18 Juni 2015 16:23 WIB
PEKANBARU - Memasuki minggu kedua bulan Juni ini, realisasi keuangan baru mencapai 11,59 persen berdasarkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D). Sedangkan untuk realisasi fisik sudah mencapai 32,16 persen. 

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, mengaku tinggi Silpa APBD Riau pada tahun 2014, disebabkan banyak faktor. Selain adanya perubahan transisi kepemimpinan juga terhambat karena adanya susunan organisasi tata usaha (SOTK) baru.

"Memang serapan anggaran kita sedikit, dan lambat, karena adanya transisi. Kedepan kita optimis serapan anggaran bisa mencapai target," kata Andi, begitu Plt Gubri biasa disapa, Rabu (17/6/15).‎ 

Andi mengaku optimis lantaran dirinya tahun ini, sudah membagi tugas untuk mengawasi serapan APBD Riau untuk tahun 2015. Dimana masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) nantinya akan diawasi oleh asisten, yang bertugas memanggil SKPD dalam setiap pekannya. 

"Nanti TAPD bertugas untuk mengawasi SKPD dalam merealisasikam anggaran. Jadi nanti akan ketauan berapa serapan anggaran dari setiap SKPD," ungkap Andi.

Menurut mantan anggota DPR RI, hal itu akan terus dilakukan secara terus menerus. Sehingga nantinya jika memang ada kendala yang dihadapi sekecil apa pun, akan langsung dicarikan dimana titik persoalannya.

(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar