Pulang Umroh, Seorang Warga Dumai Diduga Terkena Virus MERS-CoV
Selasa, 13 Mei 2014 14:45 WIB
DUMAI - Seorang jemaah umroh asal Kota Dumai bernama, Mulyadi Aziz (53) Warga Kelurahan Mekar Sari Kecamatan Dumai Selatan yang baru saja tiba di Pelabuhan Pelindo I Dumai diduga terkena virus Middle East respiratory syndrome coronavirus (MERS-CoV) setelah usai menjalankan ibadah umroh di Mekah, Arab Saudi.
Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Dumai menemukan tanda-tanda MERS seperti panas tubuh 38 derajat disertai batuk-batu yang saat ini di derita Mulyadi Aziz. Selasa (13/5/14), setibanya di pelabuhan penumpang Pelindo I Dumai, Mulyadi sendiri langsung dilarikan ke RSUD Dumai untuk perawatan lebih lanjut.
Suprapto, Kepala Seksi Pengendalian Karantina dan Surpelen Epidemologi Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Dumai mengatakan, sebelum dilarikan ke RSUD Dumai, Petugas KKP melakukan pemeriksaan kepada Mulyadi Aziz (53) dan ditemukan tanda-tanda MERS seperti suhu tubuhnya mencapai 38 derajat disertai batuk.
"Saat diperiksa menggunakan alat pengukur suhu tubuh (Thermalscanner) dan Infrared Thermometer, suhu tubuhnya mencapai 38 derajat disertai batuk. Tanda-tanda lain yang bersangkutan terlihat lemas bahkan tidak sanggup mengangkat barang bawaannya. Oleh sebab itu, yang bersangkutan langsung dilarikan ke RSUD," jelasnya.
Tambahnya, selain melakukan pemeriksaan panas suhu tubuh, KKP Dumai juga melakukan body clean menggunakan cairan alkohol 90 persen kepada seluruh jemaah umroh yang baru tiba di Pelabuhan Penumpang Pelindo I Kota Dumai, Jalan Datuk Laksamana Kecamatan Dumai Timur.
"Selain memeriksa panas suhu tubuh jemaah umroh, kami juga melakukan body clean menggunakan cairan alkohol 90 persen kepada seluruh jemaah yang baru tiba. Hal ini dilakukan untuk membunuh virus MERS yang menempel pada pakaian dan tas yang dibawa jemaah dari tanah cuci," pungkasnya.
Mulyadi Aziz sendiri ketika dikonfirmasi terpisah mengaku bahwa kondisi tubuhnya mulai sudah tidak enak sejah dua hari jelang pemulangannya menuju Indonesia setelah menjalankan ibadah umroh yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Dumai sejak 15 hari lalu.
"Benar kondisi kesehatan saya kurang enak. Saya sendiri tidak tau penyakit apa yang saya derita ini. Saya sendiri menyebutkan kondisi kurang enak ini karena kecapekaan saja mungkin," ungkap Mulyadi sebelum akhirnya dirawat di RSUD Kota Dumai.
Direktur RSUD Dumai Syaiful ketika dikonfirmasi membenarkan adanya seorang pasien pulang umroh yang dilarikan ke rumah sakit karena diduga terkena virus Middle East respiratory syndrome coronavirus (MERS-CoV). Namun demikian, pihaknya belum bisa menyimpulkan apa penyakit yang diderita pasien itu sendiri.***(din)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

