- Home
- Lingkungan
- Dinas PU Riau Akui Perbaiki Jembatan Siak III Sulit
Dinas PU Riau Akui Perbaiki Jembatan Siak III Sulit
Selasa, 13 Mei 2014 15:06 WIB
PEKANBARU - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Riau memastikan perbaikan Jembatan Siak III tidak selesai dalam Bulan ini (Mei, red). Pasalnya, untuk melakukan perbaikan diperlukan kajian-kajian tertentu, tidak seperti saat membangun jembatan baru.
Demikian diungkapkan Kabid Bina Marga PU Riau, Suroto, Selasa (13/5/2014) melalui telepon selulernya. Dikatakannya lagi, setelah melakukan koordinasi dengan pihak kontraktror masih banyak item-item yang harus diperbaiki oleh kontraktror tersebut.
"Pengerjaan perbaikan jembatan ini lebih sulit dari pada membangun yang baru,"ulasnya. Ditambahkannya lagi, menyetel hanger jembatan tidak gampang, apalagi dengan kekuatan weg sebesar Jembatan Siak III.
Dinas PU, katanya, telah bertemu dengan kontraktor terkait hal ini. "Kita juga sudah memanggil pihak-pihak dari kontraktor, apakah Jembatan Siak III ini selesai sesuai target, namun Jembatan siak III ini tidak bisa selesai dalam bulan ini dan pihak kontraktror menargetkan selesai bulan Oktober tahun ini,"kata Suroto.
Karena pengerjaan Jembatan Siak III ini, kata Suroto, memerlukan kajian-kajian, dan dirinya mengaku juga tengah mempelajarinya. "Saya juga kan baru di sini, jadi saya juga tengah mempelajari hal tersebut. Kemarin kita juga sudah hearing dengan DPRD, untuk melaporkan progres Jembatan Siak ini,"sebutnya.***(wil-hrc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

