• Home
  • Sosial
  • Satpol PP Dumai Bakal Segel Hiburan Malam Tak Berizin dan Usaha Salon Menyimpang

Satpol PP Dumai Bakal Segel Hiburan Malam Tak Berizin dan Usaha Salon Menyimpang

Hadi Pramono Minggu, 14 Oktober 2018 11:26 WIB
Pengunjung Royal House Pool di Jalan Hasanuddin, Selasa (12/9) malam dibubarkan. Sebab pengelola sudah melewati batas jadwal operasional yang ditetapkan Pemko Dumai. | Tribun Pekanbaru.
DUMAI - Banyaknya hiburan malam yang beroperasi di wilayah Kota Dumai, tidak menutup kemungkinan masih ada yang mengabaikan izin usahanya dan beroperasi secara ilegal.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Dumai bakal melakukan sanksi tegas penyegelan terhada usaha hiburan malam yang tidak mengantongi izin dari Pemerintah Kota Dumai.

"Mereka tetap beroperasi walau tidak mengantongi izin. Sejumlah hiburan malam itu menyebar di sejumlah titik. Di antaranya Jalan Sultan Hasanuddin, Jalan Cempedak hingga titik lainnya," kata Kepala Satpol PP Dumai, Bambang Wardoyo, dikutip Tribun Pekanbaru.

Dijelaskannya, Pemerintah Kota Dumai bakal menyegel usaha hiburan malam yang tidak mengantongi izin. Keberadaannya tentu meresahkan lantaran tidak punya legalitas. "Pengelola mesti segera mengurus usaha hiburan sesuai peruntukan. Kalau tidak punya izin bakal kami segel," paparnya.

Menurutnya, Wali Kota Dumai sudah memimpin rapat dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait keberadaan hiburan malam yang tidak kantongi izin. Keberadaan hiburan malam itu seolah tanpa kontrol. 

"Maka dalam waktu dekat bakal digelar penindakan terhadap hiburan malam tanpa izin. Nantinya tim tidak cuma menyasar hiburan malam tanpa izin. Mereka juga menyasar pengelola yang diduga tidak memperpanjang izin saat masa berlaku izin habis," katanya.

Menurut Bambang, para pengelola mesti memperpanjang izin yang ada bila hendak beroperasi lagi. Tim juga menyasar usaha hiburan yang menyalahgunakan. Tim Satpol PP pernah mendapati kafe yang memilki fasilitas karaoke di dalamnya. 

"Nantinya petugas langsung melakukan penindakan dengan memberi peringatan. Ada juga salon pakai fasilitas karaoke. Itu tidak boleh, sebab sudah menyalahi izin. Sebab dalam izin itu sudah terang benderang kalau salon itu untuk tata rias kecantikan," terang Bambang.

Kepala penegak dan pengawal Perda Kota Dumai ini mengingatkan agar pengelola hiburan malam tidak beroperasi melewati jadwal seharusnya. Ada dugaan sejumlah hiburan malam seperti karaoke, biliar dan klub malam masih buka hingga dinihari.

"Kami ingatkan kembali agar pengelola mematuhi jadwal operasional. Sesuai dengan Peraturan Walikota Dumai No.24 tahun 2017 tentang Tanda Daftar Usaha Pariwisata. Kalau tetap buka melewati jadwal operasional, ya kita bubarkan. Bahkan kami tutup paksa," tegasnya.

(rdk/tpc)



Tags Hiburan MalamPemko DumaiSatpol PP
Komentar