Serapan APBD 2013 Rendah, Warga Meranti di Batam Salahkan SKPD
Selasa, 07 Januari 2014 19:27 WIB
SELATPANJANG - Tidak dipungkiri Pemkab Kepulauan Meranti telah berhasil meningkatkan nilai APBD. Namun demikian ada kalangan yang masih menyayangkan keberhasilan itu belum mampu menjawab apa yang menjadi keinginan masyarakat, karena lemahnya kemampuan pengelolaan anggaran di masing-masing SKPD.
Seperti diungkapkan, M Syafii warga Kota Batam asal Kabupaten Kepulauan Meranti, menurutnya sebagai pengguna dan pengelola anggaran, masing-masing SKPD harusnya mampu menerjemahkan apa yang menjadi visi dan misi pembangunan kabupaten Kepulauan Meranti.
Dengan kondisi infrastruktur yang masih minim, harusnya pengelolaan anggaran benar-benar terserap secara maksimal untuk kepentingan masyarakat, bukan malah sebaliknya.
'Realisasi serapan penggunaan anggaran dalam empat tahun pertama kepemimpinan Berirama (Bersama Irwan-Masrul-red) masih jauh dari keinginan dan harapan masyarakat,' katanya.
Tahun 2014 ini, dia menginginkan ada perbaikan kinerja SKPD. Tidak hanya dari sisi pengelolaan anggaran yang lebih pro-masyarakat, tapi juga kinerja pegawainya.
Banyak pegawai yang tidak berada ditempat pada saat hari kerja efektif dengan berbagai alasan yang tidak jelas. Ia ingin hal ini menjadi perhatian, kalau perlu ada tindakan tegas.
'Kita ingin speed dan managerial Bupati dalam memimpin daerah ini menjadi spirit para pegawainya dan bukan sebaliknya. Kita ingin semua jajaran pegawai yang bekerja di Kepulauan Meranti benar-benar memberikan pengabdian yang terbaik, bukan hanya sebatas menjalankan tugas tanpa ada rasa tanggungjawab moral,' tegas Syafii.
Senada dengan Syafii, Ketua Ikatan Pelajar Kepulauan Meranti Di Batam, Doni Arfin, mengatakan kalau soal kemampuan Bupati Irwan dinilainya sudah cukup oke. 'Speednya sudah luar biasa dalam menggenjot peningkatan alokasi anggaran. Yang jadi soal, kemampuan jajaran SKPDnya, speednya masih sangat lambat,' bebernya.
Doni menambahkan, dalam empat tahun mampu meningkatkan APBD Meranti mencecah 1,4 triliun, itu luar biasa. Tapi sayangnya, dari besaran anggaran tersebut, belum sepenuhnya mampu terserap maksimal untuk menyikapi apa yang menjadi keinginan masyarakat. 'Jadi kita ingin ada upaya yang lebih tegas untuk membenahi kinerja jajaran SKPD yang lambat ini,' kata Ketua IPM Batam ini.***(fan/hrc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

