Keluarganya Terserang ISPA,
Surat yang Dikirim Ikhsan Wafdullah kepada Presiden SBY
Senin, 10 Maret 2014 15:47 WIB
PEKANBARU - Sebagai bentuk protes terhadap kurangnya perhatian Pemerintah Pusat terhadap bencana yang tengah melanda Riau, Ikhsan Wafdullah, pelajar kelas V SD 025 Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Riau mengirim surat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Senin (10/3/2014).
Sejumlah pertanyaan disampaikannya kepada SBY terhadap kondisi kabut asap yang terus melanda Riau. Dirinya juga berharap agar mendapat balasan langsung dari SBY. Berikut ini surat yang dilayangkan Ikhsan Wafdullah kepada SBY:
Assalamualaikum Pak Presiden
Nama saya Ikhsan Wafdullah, pelajar kelas V SD 025 Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru. Saya sering mengikuti kegiatan pramuka di sekolah, tapi sejak kabut asap, saya dilarang orang tua bermain di luar rumah. Terkait hal itu, bolehkah saya bertanya-tanya?
Bolehkan Pak?
Pak, mengapa kabut asap terus terjadi setiap tahun?
Dan mengapa bapak tidak melarang para petani dan pengusaha supaya tidak membakar hutan?
Kalau mereka terus-menerus membakar hutan, apa jadinya kota-kota kami yang ada di Pulau Sumatera?
Bapak, kalau kabut terus terjadi, maka anak-anak sekolah yang ada di Provinsi Riau akan diliburkan?
Kalau anak sekolah seperti saya diliburkan, pasti kami tidak mendapat ilmu. Bagaimana bapak menanggapinya?
Sampai kapan Pak asap ini dapat berhenti? Bapak Presiden yang saya banggakan, apakah aksi dan reaksi bapak terhadap bencana ini?
Terima kasih Pak telah menyempatkan waktunya untuk membaca surat ini. Saya menunggu surat balasannya langsung dari Bapak.***(grc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

