Tak Diberi Gaji, Tumin Sukarela Bersihkan Rajau Paku di Jalan Tuanku Tambusai
Jumat, 17 Januari 2014 17:48 WIB
PEKANBARU - Terpanggil jiwa Tumin Budiono seorang warga Jalan Ikhlas, Pekanbaru untuk membantu polisi memungut ranjau paku di Jalan Tuanku Tambusai.
Berbekal alat seadanya, pria berumur 58 tahun tersebut sudah memungut 5 kilogram lebih paku dan kawat yang membuat resah para pengendara sepeda motor yang melalui Jalan Tuanku Tambusai.
Sudah sebulan lebih, dia melakukan aktifitas setiap harinya itu. Ia memungut ranjau paku, mulai jam 06.00 hingga pukul 07.00 WIB. Memang, lokasi tempat ia memungut tak jauh dari rumahnya. "Kalau jam delapan pagi sampai sore, saya ngurusin kebun," katanya saat dijumpai riauterkinicom, Jumat (17/1/14) pagi.
Bagaimana ia memungutnya? Ia mengambil magnet speaker tape kemudian mengikatnya menggunakan tali. Kemudian, ia menjulurkan magnet tersebut ke aspal. Paku, kawat serta besi-besi lainnya lengket. Sekitar lima ratus meter, ia mengerjakannya sendiri. "Saya pungut dari Simpang Sri Kandi sampai ke jembatan," katanya.
Sudah sekitar satu bulan lebih ia melakukan aktifitasnya setiap pagi itu. Sudah lima kilogram lebih kawat dan paku yang terkumpul darinya. Ia terus saja heran, pelaku penyerak ranjau paku terus melakukan aksinya.
"Ada 5 kilogram lebih. Sudah saya gunakan 3 kilogramnya. Sisanya masih saya simpan. Heran juga saya, setiap hari, ada saja yang menyerak. Padahal setiap hari saya pungut," ungkapnya.
Apa sebenarnya alasannya memungut ranjau paku tersebut. Ia menjawab karena hanya iba melihat sepeda motor yang sering terjebak ranjau paku tersebut. "Saya kasian aja. Sering saya lihat orang mendorong sepeda motornya karena bannya bocor," katanya.
Apa yang dilakukannya itu tentunya disambut baik dan akan dirangkul oleh pihak Kepolisian Resor Kota Pekanbaru. Beberapa waktu yang lalu, pihak Satuan Sabhara juga melakukan hal yang sama.
"Kita berterimakasih. Tentunya, akan kita rangkul. Kemarin (Kamis-red), Pak Budiono sudah kami jemput ke Mapolresta," kata Kepala Satuan Sabhara, Komisaris Polisi Bob Martin, kepada riauterkinicom.
Kedepannya, polisi akan mengumpulkan relawan pengumpul besi-besi yang meresahkan itu dan akan membentuk komunitas di bawah binaan Polresta Pekanbaru. "Karena saya dapat informasi, masih ada lagi relawan yang lain," katanya. ***(gem)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

