• Home
  • Sosial
  • Ular Sanca Raksasa Hebohkan Warga Tanjung Medan, Rohil

Ular Sanca Raksasa Hebohkan Warga Tanjung Medan, Rohil

Kamis, 02 Januari 2014 19:16 WIB

PUJUD - Masyarakat Afleding 2B PTPN V Kebun Tanjung Medan Kecamatan Pujud Rabu (1/1) sekitar Pukul 20.15 WIB malam berhasil menangkap dan melumpuhkan seekor ular Sanca (phyton) yang panjangnya 5,3 meter di areal kebun dan perumahan perkebunan setempat,dua warga yang berhasil memperogoki hewan reptile tersebut masing-masing Andi Saragih dan R.Nainggolan berhasil menangkap hewan yang konon sudah meresahkan karena memangsa hewan ternak masyarakat setempat.

Kepada media ini, Andi Saragih dan R.Nainggolan menyebutkan sebenarnya temuan mereka mendadak ketika mendengar desis hewan melata tersebut. 

"Kaget saja ada desissan dan bau amis,kami lihat dalam kegelapan rupanya ular yang cukup besar," ucap Andi Saragih dan R.Nainggolan lalu mereka berinisiatif melumpuhkan hewan yang konon selama ini meresahkan warga karena ternaknya sering hilang di tenggarai di mangsa ular tersebut.

Tidak memakan waktu lama akhirnya tampa bantuan pawing ular kedua warga Tanjung Medan Kecamatan Pujud ini berhasil menangkap dan melumpuhkan ular tersebut kemudian memasukanya kedalam karung. 

"Kita tidak bunuh dan tangkap baik-baik saja," tambah Andi Saragih sehingga semenjak di tangkap ratusan warga berdatangan melihat ular langka yang menjadi tontotan gratis di areal perkebunan sawit kebun PTPN V ini.

T.Akhirudin (34) warga Pujud ketika di hubungi Riau Hari ini menyebutkan bahwa begitu mendengar ada warga yang berhasil menangkap ular maka mereka ingin melihat ular tersebut. 

"Cukup besar dan panjang apa lagi selama ini hewan peliharaan warga banyak hilang mungkin di embat ular itu dan malah katanya saat di tangkap tengah memangsa anak kambing," kata Tengku Akhirudin Kamis (2/1/14).

Sementara itu Camat Pujud Hasyim SP ketika di hubungi membenarkan pihaknya sudah menerima dan mendengarkan informasi adanya masyarakat yang menngkap ular phyiton ukuran besar tersebut sebagai Camat dirinya menghimbau selama musim hujan dan banjir ini hendaknya mewaspadai binatang buas dan berbisa apa lagi jenis ular karena memang kelaziman akan keluar ketika musim berubah.

"Tingkatkan kewaspadaan dan hati-hati mungkin masih ada ular-ular lainya di daerah tersebut," himbau Hasyim SP mengaku ular tersebut di harapkan dapat di pelihara dan tidak dibunuh karena habitanya terus berkurang. (Yan Faizal)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar