• Home
  • Sosial
  • Walikota Pekanbaru Serahkan Bantuan 150 Ekor Sapi

Didampingi Dirjen Pertenakan,

Walikota Pekanbaru Serahkan Bantuan 150 Ekor Sapi

Selasa, 19 Agustus 2014 17:38 WIB

PEKANBARU - Walikota Pekanbaru, Firdaus MT, didampingi Dirjen peternakan dan kesehatan hewan Kementrian pertanian RI Ir.Syukur Irwantoro, MS, MBA. menggelontorkan bantuan sebanyak 150 ekor sapi penggemukan kepada Lima Kelompok peternak di Kota Pekanbaru.

Acara yang di pusatkan di Plaza Ternak, Jalan Hangtuah Ujung, di gelar Selasa (19/08/2014) ini dihadiri oleh, Kepala Dinas Peternakan Propinsi, Kepala BI Kantor Perwakilan Wilayah Riau, Mahdi Muhammad, serta Kepala Dinas lainnya.

Ada lima kelompok tani yang menerima bantuan sapi pedaging antaranya, Kelompok Gading Lestari, Kelurahan Kulim Kecamatan Tenayan Raya 50 ekor, kelompok Bertuah Mandiri,Kelurahan Sail Kecamatan Tenayan Raya 50 ekor

Kemudian, Kelompok Soponyono, Kelurahan Sail Kecamatan Tenayan Raya 20,Kelompok Harapan Jaya, Kelurahan Sidomulyo Kecamatan Tampan 15, Kelompok Karya Tani Kelurahan Tebing Tinggi Okura,Kecamatan Rumbai Pesisir 15 ekor.

Kepala Dinas Pertanian Kota Pekanbaru, Edwar, dalam laporannya mengatakan, Tahun 2014 ini Pemerintah Kota menyediakan 200 ekor sapi bali untuk di gelontorkan kepada kelompok tani di Pekanbaru.

"Total dana yang di anggarkan di APBD Kota tahun 2014 Rp 4,4 miliar dengan rincian, Rp1,8 M pada APBD murni, Rp1,5 M pada APBD-P dan Rp 190 juta dari APBN," urai Edward. 

Walikota Pekanbaru,Firdaus MT, dalam wawancaranya mengakui memang Pekanbaru masih kekurangan pasokan sapi. Diman dari 100 persen kebutuhan sapi baru terpenuhi sekitar 32 pesen.

"Peternakan ini harus dikembangkan karena bukan saja untuk kebutuhan lokal tetapi juga bisa untuk di ekpor ke negara tetangga seperti Malaysia dan singapur," ujar Wako dalam sambutannya.

Dirjen peternakan dan kesehatan Hewan Kementrian Pertanian RI Ir.Syukur ,mengaku kagum kepada Pekanbaru karena walau di kota tetapi masih semangat untuk beternak. 

Katanya mengulang pernyataan Wako, Riau 3,5kali dari sumut kebutuhan daging merahnya. Pelaksanaan swasembada daging nasional tahun 2014 sudah sesuai target, tanpa mengabaikan kejadian penting yang mempengaruhi demand dan suply.

"Stok sapi 2014 aman dan tersedia . Hasil data BPS menunjukkan Riau alami pertumbuhan sapi 9,74 persen , Pekanbaru naik 22,15 persen. Nomor dua setelah Pelalawan. Saya yakin dengan semangat walikota khususnya peternakan sapi, dan pendistribusiannya sangat cerdas saya kita akan memebantu percepatan sapi,"tandasnya.

Ia optimis dengan banyaknya investor di Pekanbaru lahan yang cukup dan tidak menutup kemungkinan Pekanbaru jadi pemasok sapi kedepan.

"Saya orang peternakan, saya lihat sapi ini cukup sehat dan bagus. Makanya saya sarankan pola pengembangannya seperti apa, apakah dia peternakan atau gembala.kalau dia dapat dari gembala di pelihara dengan kandang bisa stres dan mati begitu sebaliknya ," singkatnya.***(dan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar