Walikota Pekanbaru Terima Kunjungan UNHCR Bahas Imigran
Rabu, 11 Februari 2015 15:15 WIB
PEKANBARU - Walikota Pekanbaru Firdaus MT, menerima kunjungan united nations high for refugees (UNHCR) di kediaman Walikota Pekanbaru. Maksud dan tujuan dari UNHCR ini yakni membahas permasalahan-permasalahan yang terjadi pada imigran yang berada di Pekanbaru.
"Alhamdulillah kita mendapat kunjungan dari UNHCR, ini adalah organisasi PBB yang bergerak menangani masalah imigran dan pencari suaka," jelas Walikota Pekanbaru, Firdaus MT, Selasa (10/02/2015).
Berdasarkan pertemuan tersebut, dia mengatakan bahwa mereka siap menerima apapun keluhan yang terjadi pada imigran dan siap mencari solusi untuk permasalahan yang terjadi.
"Kita menyampaikan ada banyak permasalahan yang terjadi pada pencari suaka (imigran) yang berada di Pekanbaru, yakni tentang isu negatif, masalah sosial, ideologi, keagamaan dan sosialitas. Menanggapi ini alhamdulillah mereka siap menampung semua isu, dan bagaimana isu tersebut bisa diselesaikan," terang Firdaus.
Disisi lain, pihak UNHCR, Thomas Vargas selaku kepala Perwakilan UNHCR Indonesia harapan kepada pemerintah kota Pekanbaru memberikan kebebasan terhadap imigran yang ada di Pekanbaru agar para imigran ini diberikan jam keluar dari penampungan, dan diharapkan dapat meminta izin kapada pengelola untuk keluar guna memenuhi kebutuhan meraka.
"Keluarnya mereka tentu juga dibatasi oleh waktu dan kemana mereka pergi dan semuanya harus jelas. di saat keluar juga mereka harus memiliki identitas khusus sehingga masyarakat tahu bahwa mereka adalah saudara kita yang sedang mencari suaka," paparnya.
Untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan terkait dengan isu yang beredar di masyarakat, Walikota Pekanbaru Firdaus menambahkan jika benar isu itu ada masyarakat boleh memantau langsung dan bisa catat siapa namanya atau foto dan kirimkan kepada pimpinan UNHCR agar dapat ditindak tegas dalam pembinaan imigran.
"Kepada unsur-unsur masyarakat seperti RT dan RW jika ada dilingkungannya terdapat isu seperti itu agara segera dilaporkan kepada pemerintah kota dan kepada UNHCR khususnya," tangkasnya.
(dan/dan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Pendidikan
5 Tips Bijak Bermedia Sosial Ala Remaja Terbaru 2024
-
Hiburan
Via Vallen Teriak Histeris Dengar Suara Rintihan Saat Live IG
-
Sosial
Mensos Bersama Gubernur Riau Kunjungi Balai Abiseka Pekanbaru
-
Sosial
Menteri Sosial Minta Bank Buka Blokir Kartu Bansos di Riau
-
Lingkungan
Upaya Pemerintah Dalam Pelaksanaan Perhutanan Sosial Riau
-
Ekbis
Gubernur Riau Promosikan Produk UMKM Masyarakat Lewat Medsos Pribadinya

