Warga Binaan Ciptakan Produk untuk Tamu dari Korea
Minggu, 12 Januari 2014 21:04 WIB
SELATPANJANG - Produk yang bisa membanggakan tidak hanya dihasilkan dari peralatan canggih dan pekerja yang terlatih. Warga binaan rutan cabang Bengkalis di Selatpanjang pun bisa membanggakan dengan menghasilkan produk-produk berbentuk souvenir yang dipersiapkan untuk diberikan kepada puluhan tamu dari Korea Selatan tanggal 18 Januari 2014 mendatang.
Puluhan tamu dari Korsel yang terdiri dari siswa dan guru dari salah satu sekolah ternama di Korsel ini akan mengadakan kunjungan budaya di Selatpanjang.
Untuk itu, selain akan menjaga keamanan tamu dari luar negara ini, Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Kepulauan Meranti juga telah memesan puluhan souvenir karya warga binaan cabang rutan Bengkalis di Selatpanjang.
Rencananya puluhan souvenir buatan warga binaan tersebut akan diberikan kepada tamu yang datang dari Korea Selatan pertengahan Januari mendatang.
Pantauan wartawan di rutan cabang bengkalis di Selatpanjang, Sabtu (11/1/2014) siang, terlihat sekitar 40 perahu layar yang terbuat dari karton, dan anyaman tali berbentuk udang, dilengkapi dengan bendera Indonesia-Korsel ini telah disiapkan oleh warga binaan, atas pesanan dari Polres Meranti ini.
Di hari yang sama juga, Kasatreskrim Polres Kepulauan Meranti Akp Antoni L Gaol SH MH, terlihat meninjau ruangan gallery tempat karya-karya warga binaan ini disimpan. Antoni terlihat sangat tertarik dengan salah satu bentuk perahu layar yang dibanderol seharga Rp150 ribu rupiah itu. Ia langsung mengeluarkan uang dan memesan satu souvenir untuk ditempatkan di ruangannya.
"Saya pesan satu, ini sangat bagus untuk di ruangan," kata Antoni kepada petugas rutan cabang Bengkalis di Selatpanjang itu.
Pantauan di lokasi, beberapa bentuk yang telah dibuat seperti anyaman tali berbentuk udang, perahu layar, kapal takbot, dan beberapa souvenir lain.
Sementara itu, menurut Kasubsi Yantahlola rutan cabang Bengkalis di Selatpanjang, Parlin HS SH, mereka memiliki dua ruangan yang digunakan untuk membuat kerajinan. Ia juga mengatakan, rutan belum berani men-stock barang (kerajinan, red), saat ini mereka baru akan membuat setelah ada pesanan.
Saya ingin membuat mereka (warga binaan, red) bekerja. Kita senang, sampai hari ini sudah ada 15 produk yang dihasilkan oleh warga binaan kita, dan itu siap dipesan. Selain itu kami dari rutan juga sering mempamerkan karya-karya warga binaan di beberapa even yang digelar Pemkab Meranti," kata Parlin HS. (roy)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

