• Home
  • Sosial
  • Warga Pulau Rupat di Bengkalis Nikmati Listrik 24 Jam

Warga Pulau Rupat di Bengkalis Nikmati Listrik 24 Jam

Rabu, 25 Desember 2013 17:35 WIB

BENGKALIS - Realisasi listrik menyala 24 jam dari Pulau Sumatera ke Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis akhirnya tercapai. Jaringan listrik kabel bawah laut sejak 2012 lalu dikerjakan akhirnya secara resmi dioperasikan, Selasa (24/12/13).

Simbolis pengoperasian listrik bawah laut itu dilakukan di Lapangan Sepak Bola Desa Terkul, Kecamatan Rupat ditandai penekanan sirine oleh Bupati Bengkalis Herliyan Saleh, Yusuf Hadiyanto, Assisten Manager Transaksi Energi Listrik PT. PLN (Persero) Areal Dumai, Sekda Burhanuddin, Kepala Distamben Erwin Achyar.

Beroperasinya daya listrik bawah laut itu, mampu menyuplai 10 megawatt (MW) sedangkan beban puncak kebutuhan se-Pulau Rupat hanya 2 MW. Kemudian menghemat bahan bakar minyak solar 207.127 liter setiap bulan atau 2,48 juta liter pertahun untuk menutupi kebutuhan 21 unit mesin pembangkit di Pulau Rupat yang selama ini dilakukan.

“Cukup aman untuk menyuplai listrik apabila membangun hotel. Kabel bawah laut ini mampu menyuplai 10 megawatt dan saat ini beban puncak hanya dua megawatt se-Pulau Rupat,” ujar Yusuf Hadiyanto, Assisten Manager Transaksi Energi Listrik PT. PLN (Persero) Areal Dumai saat dihubungi riauterkinicom, Rabu (25/12/13).

Kesempatan tersebut, Bupati Bengkalis Herliyan Saleh seperti dikutip dari release Humas Setdakab Bengkalis mengharapkan adanya fasilitas listrik yang semakin lebih baik dapat memotivasi masuknya investasi, seperti sektor pariwisata dan perkebunan, selain itu meningkatkn perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Setelah beroperasi 24 jam, masyarakat dapat mengoptimalkan waktu di malam hari seperti anak dapat mengaji dan belajar, melanjutkan pekerjaan yang belum selesai pada siang hari serta memperoleh informasi dari siaran televisi,” ungkap Herliyan.

Heliyan juga menyebutkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis terus berupaya membangun jaringan listrik di desa-desa yang belum memiliki jaringan, karena belum seluruh desa dilewati jaringan listrik terutama di Kecamatan Rupat Utara.

“Insyaallah, secara berangsur seluruh desa di Kabupaten Bengkalis sudah menikmati listrik. Sedangkan bagi desa yang sulit terjangkau, untuk sementara kita mengupayakan pengembangan listrik tenaga alternatif, seperti tenaga surya maupun biomassa,” katanya lagi.***(dik)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar