• Home
  • Hukrim
  • Bupati Jefry Minta Bupati Rohul tak Seperti Preman

Bupati Jefry Minta Bupati Rohul tak Seperti Preman

Rabu, 25 Desember 2013 17:37 WIB

BANGKINANGKOTA - Bupati Kampar Jefry Noer yang mendengar ikhwal pembongkaran itu mengaku prihatin. 

"Saya berharap Bupati Rokan Hulu, Achmad, tidak melakukan cara-cara preman. Gaya semacam ini kan sudah preman namanya. Ga ngerti hukum," kata Jefry kesal usai membagikan bantu beras kepada korban banjir di Desa Tarai Bangun siang ini. 

Mestinya kata Jefry, Achmad yang kemana-mana selalu berjubah itu tau hukum. Kalau ada ganjalan Achmad soal desa-desa tadi, silahkan diselesaikan lewat jalur hukum. 

Jefry cerita, ada lima desa di Tapung Hulu tadi Rimbo Makmur, Rimbo Jaya, Muara Intan, Intan Jaya dan Tanah Datar bermasalah dengan Rokan Hulu. 

Tapi dua tahun lalu, Mahkamah Agung sudah memutuskan bahwa lima desa tadi kembali ke Kabupaten Kampar. Kementerian Dalam Negeri dan Gubernur Riau pun sudah menetapkan lima desa itu kembali ke Kampar. 

"Awal tahun depan, kami sudah menjalankan sepenuhnya putusan Mahkamah Agung itu," kata Jefry. 

Hanya saja, lantaran ulah anak buah Achmad tadi, Jefry tak terima. Dia mengaku akan segera melaporkan perbuatan yang cenderung pelecehan itu ke Polda Riau. "Kita ndak terima cara-cara seperti itu," tegasnya. 

Jefry juga menyentil Achmad soal Kepala Satpol PP Rohul yang tak tau hukum. "Jangan bilang praperadilanlah. Kelakuan Kakan Satpol PP Rohul itu sudah pidana," kata Jefry. 

Sekali lagi, Jefry minta agar Achmad melakukan cara-cara yang mencerminkan pejabat taat hukum. 

"Jangan gara-gara kelakukan semacam itu Acmad jadi terkesan tak tau hukum. Saya takut, kelakukan dia ini nanti bikin masyarakat Kampar marah. Mobil dinas Rohul nggak bisa melintas," ujarnya.***(man)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar