• Home
  • Tekno
  • Jawaban Facebook Soal Media Sosial Buat Kecanduan dan Antisosial

Jawaban Facebook Soal Media Sosial Buat Kecanduan dan Antisosial

Hadi Pramono Sabtu, 20 Januari 2018 20:29 WIB
CALIFORNIA - Facebook membela diri dari para kritikus yang mengatakan media sosial menyebabkan kecanduan dan sifat antisosial.

Melalui blog resmi perusahaan, Facebook mengatakan media sosial bisa memberikan manfaat jika teknologi tersebut digunakan secara aktif, seperti bertukar pesan dengan teman, bukan secara pasif, seperti hanya membaca postingan orang lain.

Sebelumnya, mantan eksekutif Facebook Chamath Palihapitiya, dalam sebuah konferensi menyebut Facebook "merusak tatanan kerja masyarakat". 

Facebook membalas kritik tersebut dengan mengatakan bahwa Chamath sudah enam tahun tidak bekerja untuk Facebook dan ketinggalan berita soal hal-hal yang dilakukan Facebook untuk menjadi perusahaan sosial yang lebih baik.

Bukan hanya Facebook, media sosial lainnya seperti Instagram, Twitter, Snapchat, YouTube belakangan dikritik karena menyebabkan kecanduan dan membuat orang-orang justru menjadi antisosial.

Sebuah studi di AS Maret lalu, menemukan bahwa penggunaan media sosial dua jam sehari berkorelasi dengan jumlah responden yang merasa terisolasi secara sosial.

Lembaga nirlaba Time Well Spent, yang dikepalai oleh seorang eks karyawan Google, mendesak perusahaan teknologi untuk menghindari dari produk-produk yang menyedot perhatian.

Facebook mengatakan bahwa riset mengenai bahaya media sosial terkadang terlalu didramatisir, dan sebenarnya, jika digunakan dengan benar maka akan memberikan manfaat.

"Di Facebook, kami mempekerjakan psikolog sosial, ilmuwan sosial, sosiolog dan akademisi ternama untuk mencari jalan supaya Facebook bisa menjadi tempat yang berkontribusi positif," kata Direktur Riset Facebook David Ginsberg.

Facebook juga menganggarkan US$ 1 juta untuk riset mengenai teknologi dan perilaku sosial.


Sumber: Reuters, Venture Beat
Tags Facebook
Komentar