• Home
  • Traveler
  • Masyarakat Tionghua Dumai Sambut Imlek 18 Februari

Masyarakat Tionghua Dumai Sambut Imlek 18 Februari

Minggu, 15 Februari 2015 12:11 WIB
DUMAI - Masyarakat keturunan Tionghoa di Kota Dumai mempersiapkan kegiatan perayaan Imlek 2015 dengan berbagai ritual ibadah dan pawai yang dijadwalkan mulai pada 18 Februari mendatang.

Panitia Imlek Kota Dumai Acong Effendi mengatakan, perayaan tahun baru China kali ini masih dilakukan dengan mengadakan festival lampion dan merayakan hari jadi Kelenteng Hock Liong Kiong.

"Perayaan tahun ini sama seperti sebelumnya, yaitu pawai Imlek, festival lampion dan puncak semarak sekaligus peribadatan di kelenteng hock liong kiong," katanya, Ahad (14/2/15).

Dia menyebutkan, untuk festival lampion yang dijadwalkan penilaian mulai 18 Februari ini merupakan kegiatan rutin bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) setempat.

Khusus festival lampion ini, menurut dia, dibuka untuk masyarakat umum yang akan dinilai tim juri dari Disbudpar dan tokoh Tionghoa yang akan melihat keindahan dan semarak pemasangan lampu khas tahun baru china.

Sedangkan pawai Imlek, lanjut dia, direncanakan pada 24 Februari yang akan menampilkan parade kendaraan hias bernuansa Imlek serta berbagai kesenian warga suku Tionghoa.

"Pawai Imlek akan melewati sejumlah ruas jalan utama dan kita juga akan menampilkan kesenian barongsai serta lain sebagainya untuk ditonton masyarakat umum," jelasnya.

Kemudian, untuk perayaan puncak Imlek di Kelenteng Hock Liong Kiong akan berlangsung selama 3 hari, yaitu 21 Februari-23 Februari dengan suguhan hiburan dari artis mandarin.

Pada malam perayaan tersebut, warga Tionghoa juga akan melaksanakan rangkaian peribadatan dan sembahyang di kelenteng yang kini mulai dihiasi aneka lampion dan aksesori khas Imlek.

"Malam puncak perayaan Imlek akan dihadiri juga pejabat daerah dan kita akan menyuguhkan berbagai hiburan dengan artis mandarin serta atraksi ciri khas dari Tionghoa," ujarnya.

Terkait Imlek 2015 ini, dia mengimbau masyarakat Tionghoa agar merayakan awal tahun shio kambing ini dengan sederhana dan tidak berlebihan supaya tidak mengganggu kenyamanan warga umum lainnya.

"Kita imbau juga agar warga tidak membunyikan mercon atau petasan di luar batas kewajaran karena bisa mengganggu ketenangan beribadah dan kenyamanan masyarakat umum," harapnya.

(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar