• Home
  • Traveler
  • Pemkab Pelalawan Akan Bangun Gazebo Kembangkan Bono

Pemkab Pelalawan Akan Bangun Gazebo Kembangkan Bono

Jumat, 31 Oktober 2014 11:06 WIB

PELALAWAN - Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui Dinas Budaya, Pariwisata dan Olahraga (Disbudparpora) setempat akan menganggarkan pembangunan gazebo sebagai bentuk pengembangan Wisata Bono di kawasan Tanjung Bau-Bau yang pembangunan dianggarkan dalam APBD 2015.

"Saat ini kami melakukan perencanaan pembangunan untuk pengembangan pariwisata Bono yang masih dalam perencanaan tahap pertama dan akan dimulai 2014-2016," kata Kepala Disbudparpora Pelalawan Zulkifli, kemarin di sela-sela pelaksanaan pertemuan bersama pihak PT Nusa Karya Dupama untuk menggelar persentasi DED di Aula Kantor Dibudparpora Pelalawan.

Zulkifli menjelaskan, bahwa karena itu pihaknya baru saja mendengarkan presentasi dari PT Nusa Karya Dupama yang mengerjakan Design Engineering Detail (DED) kawasan wisata Bono. Sedangkan DED yang dikerjakan oleh PT Nusa Karya Dupama ini, merupakan kelanjutan dari masterplan yang telah dirancang oleh Kementerian di tahun 2011 lalu.

"Jadi, saat mempresentasikan hasil DED yang telah dikerjakan PT Nusa Karya itu, memang seperti itu konsep yang kami inginkan kedepannya untuk wisata Bono. Artinya, sebelum menuju ke wisata Bono-nya sendiri, turis sudah kita suguhkan dengan berbagai daya tarik yang akan ada di lokasi wisata yang sudah mendunia itu," bebernya.

Disinggung terkait setengah hatinya Pemkab Pelalawan dalam mengelola Bono karena kini sudah ada Danau Tajwid yang menjadi fokus pengembangan baru, Zulkifli membantah hal tersebut. Menurutnya, Pemkab tetap berkomitmen membangun wisata Bono sesuai dengan tahapan-tahapan yang telah direncanakan.

"Apalagi Bono kan menjadi salah satu prioritas pembangunan yang dicanangkan oleh Bupati Pelalawan," paparnya.

Jika saat ini Pemkab ingin membangun fasilitas wisata di Danau Tajwid, sambungnya, itu karena nantinya alur atau trip wisata di Pemkab Pelalawan dari arah barat itu dimulai dari Danau Tajwid dulu, yang nantinya akan berakhir di lokasi wisata Bono. Jadi Pemkab tidak setengah hati mengelola Bono.

"Artinya, tahapan-tahapan yang kita rencanakan dalam masterplan atau Forum Group Diskusi (FGD) yang sering kita gelar itu, tetap dilanjutkan pembangunannya. Cuma prosesnya memang  bertahap. Tidak berarti kita ingin membangun wisata di Danau Tajwid lantas melupakan program kita dalam mengembangkan wisata Bono yang sudah mendunia ini," ungkapnya.

Ditanya soal hasil DED sendiri yang sudah dipresentasikan oleh perusahaan yang menjadi rekanan itu, Zulkifli mengatakan, bahwa secara global DED wisata Bono yang dipresentasikan  oleh PT Nusa Karya Dupama sudah sesuai dengan konsep pengembangan Bono kedepannya. Hanya saja perlu sedikit penambahan dibeberapa lokasi.

"Secara konsep global, memang DED seperti itu yang kita inginkan, hanya perlu sedikit penambahan saja dibeberapa lokasi sebagai bentuk dukungan lokasi wisata tersebut," ujarnya.

Sementara itu, Direktur PT Nusa Karya Dupama Yudistira Irawan dalam kesempatan tersebut mengatakan, bahwa timnya tertarik untuk mengerjakan DED wisata Bono dengan pengembangan obyek wisata yang dilengkapi berbagai fasilitas tersebut, usai melihat film Bono yang sangat luar biasa yang telah mendunia.

"Target kami dalam pengerjaan DED ini, diharapkan kedepannya wisata Bono bisa menjadi obyek pariwisata Internasional yang akan banyak dikunjungi para wisatawan asing," katanya.

Untuk itu, lanjutnya, PT Nusa Karya Dupama menawarkan konsep untuk mengembangkan objek wisata Bono seperti membangun gerbang (welcome gate), Desa Wisata, tempat parkir modern yang terpusat, kawasan bermain sepeda, kawasan rekreasi bermain, kolam surfing anak orang dewasa yang dilengkapi gelombang seven ghost buatan, pembangunan air mancur menari, kolam renang, lampion park, serta wahana kering dan food court.

"Kami berharap, konsep yang ditawarkan ini dapat teralisasi kedepannya, sehingga objek Wisata Bono dapat menjadi salah satu tujuan wisata dunia," tutupnya.***(mcr-adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar