Pulau Rupat Jadi Beranda Terdepan Pariwisata Indonesia
Wili Hidayat Senin, 13 September 2021 14:46 WIB
BENGKALIS - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno ingin menjadikan Pulau Rupat di Kabupaten Bengkalis, Riau sebagai beranda terdepan pariwisata Indonesia.
Pulau Rupat merupakan pulau terluar di bagian barat Indonesia. Berbatasan langsung dangan negara Jiran Malaysia.
Hal itu disampaikan Sandi di Desa Koto Masjid, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Minggu (12/9).
Sandiaga menyebut, Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Pulau Rupat, lokasinya sangat strategis lantaran dekat dengan Malaka, Malaysia.
“KSPN Pulau Rupat saat ini salah satu yang sedang dibahas dan ditingkatkan, lokasinya sangat strategis,” kata Sandi.
Sandiaga bercerita, dia pernah berkunjung ke Malaka. Di sana, pria kelahiran Pekanbaru ini melihat sektor pariwisata di negeri tetangga itu memiliki potensi yang menggairahkan.
“Saya pernah berkunjung ke Malaka, sektor pariwisata disana sangat baik. Di Pulau Rupat sangat dimungkinkan dibuat seperti bubble yang berkaitan dengan Travel Pattern,” kata Sandi.
“KSPN Pulau Rupat saat ini sedang kita kembangkan, kaitannya dengan rekan-rekan KL [Kementerian/Lembaga] lainnya, Kementerian PUPR dan Bappenas. Ini akan kita sinergikan dan solidkan agar Pulau Rupat ini menjadi beranda terdepan pariwisata Indonesia,” ujar Sandi.
Travel Pattern yang dimaksud Sandi adalah suatu pola perjalanan yang dirancang, dibangun, dan di kemas menjadi suatu komoditi yang layak untuk dinikmati.
Pembuatan Travel Pattern dapat meningkatkan lama tinggal wisatawan dan juga mendorong pemerataan pembangunan pariwisata di daerah.
Sementara itu Gubernur Riau, Syamsuar menuturkan, di Pulau Rupat sudah ada desa-desa wisata, hotel dan homestay, cottage, pusat kuliner, kriyia dan agenda pariwisata budaya.
Kemudian, destinasi wisata bahari Beting Aceh, Pantai Teluk Rhu, Pantai Pesona, dan Pantai Ketapang.
“Riau punya wisata bahari Pulau Rupat, di seberangnya kota Malaka yang jaraknya hanya 45 kilo meter. Destinasi wisata bahari di Pulau Rupat terdapat pasir putih dan desa wisata yang bisa memikat wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara,” tandas Syamsuar.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Editor : Hadi Pramono
Tags BengkalisBerita BengkalisGubernur RiauPulau RupatSyamsuarWisata BengkalisWisata Riau
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Peringatan HBA ke-65 di Kejari Bengkalis, Momentum Refleksi dan Penguatan Komitmen Pengabdian
-
Politik
Abdul Wahid dan SF Hariyanto Dilantik Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Riau
-
Galeri Foto Banggar DPRD Bengkalis Bahas APBD Perubahan 2023
-
Sosial
Sentuhan Tangan Dingin Kasmarni, Bengkalis Juara Umum MTQ Riau 2023
-
Sosial
Bupati Kasmarni Optimis Warga PKNR Mampu Bersinergi Bersama Pemda dan Masyarakat
-
Olahraga
Bupati Bengkalis Kasmarni Hadiri Pelantikan TLCI Chapter #29

