• Home
  • Traveler
  • Sekda Meranti: Tari Zapi Bagian Kebudayaan dan Sejarah

Sekda Meranti: Tari Zapi Bagian Kebudayaan dan Sejarah

Rabu, 26 Februari 2014 17:25 WIB

SELATPANJANG - Tari zapin sudah menjadi hal yang tidak asing lagi bagi mayarakat Kepulauan Meranti, khususnya Provinsi Riau dan Indonesia pada umumnya. Bahkan, tari zapin diketahui masuk ke nusatara sejak abad ke XII Masehi seiring masuknya agama Islam di Negeri ini.

Sejarah tersebut di tandai dengan adanya kerajaan-kerajaan melayu seperti Sriwijaya. Dalam hal ini bagaimana visi misi Riau kedepan dalam rangka menjadikan kebudayaan melayu sebagai kebudayaan yang ada di Asia Tenggara.  

"Kalau kita lihat perjalanan perkembangan melayu juga sampai ke Afirika, sampai ke Pulau- pulau di Malaysia kemudian dari utara sampai ke Samudera Hindia, begitulah perkembangan melayu yang harus dibanggakan," ungkap Sekda Meranti Iqaruddin, kemarin. 

"Kita tidak hanya bangga sebagai orang Riau tapi kita juga bangga dengan melayu, karena melayu telah menjelajah ke Nusantara, bahkan sampai ke dunia. Jadi berbangggalah kita sebagai warga masyarakat Riau di bumi melayu yang kita cintai ini," ucapnya.

Ungkapan ini disampaikan Sekdakab Kepulauan Meranti H.Iqaruddin saat menyampaikan sambutannya pada pembukaan Festival Tari Zapin Tradisional Dan Zapin Kreasi 2014, yang ditaja oleh Sanggar Seni Tari Zapin Gemala Sari Selatpanjang.

Menurutnya, para pedagang yang datang dari Arab dan hujarat yang datang bersama, para ulama dan senimannya menelusuri pesisir Nusantara, dan salah satu kesenian para pedagang kemudian berkembang di kalangan masyarakat pemeluk agama Islam.

"Di saat sekarang kita dapat menemukan tarian zapin  hampir di seluruh pesisir nusantara. Kalau kita lihat perkembangan zapin kedepan melalui kreasi- kreasi yang akan kita bangun barangkali tidak hanya saja dalam bentuk tarian tetapi juga dalam bentuk nyayian," katanya.

Dikatakan Sekda, di Kepulauan Meranti tari zapin sudah menjadi bagian dari kebudayaan bersama. Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti sangat menyambut baik dengan digelarnya kegiatan festival Zapin ini.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti sendiri juga berharap agar pelaku seni yang ada untuk dapat membuat tarian zapin yang khas daerah Kepulauan Meranti. Dengan demikian, menjadi salah satu kunci keberhasila daerah dalam mengembangkan budaya.

"Tentunya kita dasarkan tarian kita tersebut dan mendapat hak paten sehingga kepulauan Meranti ini mempunyai tatanan budaya bagi nusantara, sehingga kita pun bisa bangga dengan tarian yang kita miliki," ungkapnya menyemangati pegagas seni di kota Sagu ini.

Iqaruddin berharap kepada para pelaku karya seni, karya bukan hanya dilakukan dalam iven seperti ini saja teruskanlah bekarya pembinaan terhadap generasi penerus dan jangan pernah berhenti karena pemerintah daerah akan terus berupaya membantu pelaku karya seni.

"Jangan pernah berhenti sebab keberlangsungan kebudayaan yang kita miliki saat ini akan terus hidup sehingga kita semua terlibat dalam pengembangannya, dan bahu- membahu bekerjasama supaya Kepulauan Meranti yang kita cintai ini makin terkenal," harapnya.***(adv/hum/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar