Tourism Malaysia Gelar Travel Mart and Business Session 2016
Kamis, 06 Oktober 2016 20:39 WIB
PEKANBARU - Resmi digelar dengan ditandai pemukulan gong oleh Direktur Tourism Malaysia Medan, En Azhari Haron didampingi oleh Kepala Konsulat Malaysia di Pekanbaru, Hardi Hamdin dan Ketua ASITA Riau, Dede Firmansyah di Novotel Pekanbaru, Kamis (06/10/16) Travel Mart and Businness Session 2016 memberikan kesempatan kepada para seller dari malaysia dan pelaku bisnis pariwisata di Pekanbaru untuk bertukar informasi serta menjalin hubungan yang lebih erat. Ini diharapkan juga tercipta hubungan bisnis yang harmonis dan saling menguntungkan.
Dikatakan Azhari pasar Indonesia merupakan pasar terbesar kedua yang mendatangkan turis ke Malaysia setelah Singapura. Dari total keseluruhan kedatangan pengunjung mancanegara tahun 2015sebanyak 25,72 juta yang berhasil meraup pendapatan sebanyak 69,1 milliar ringgit.
"Kementrian pariwisata telah mencatat junlah turis Indonesia yang berkunjung ke Malaysia di tahun 3015 sebesar 2,78 juta. Jumlah ini mengalami penurunan 1,4 perseb dibanding dengan tinfkat kunjungan 2014 lalu. Namun, kami tetap optimis Malaysia tetapakan menjadi tuhuan utama pelancong seiring dengan semakin membaiknya kondisi perekonomian dunia,"paparnya.
Dilanjutkannya, salah satu tujuan warga Pekanbaru berkunjung ke Malaysia adalah Medical Tourism khususnya di kota Malaka. Bukan hanya karena letaknya yang dekat, kota Malaka juga menawarkan berbagai tempat-tempat menarik berlatarkan bangunan-bangunan bersejarah. Disamping itu fasilitas-fasilitas pengobatan yang canggih dan modern serta beberapa resort yang terdapat disini.
Pengunjung juga akan dimanjakan dengan tempat-tempat shoping terkenal, sehingga konsumen dapat berobat sekaligus berbelanja san berekreasi. "Selain Malaka kita juga masih banyak destinasi wisata seperti Kuala Lumpur, Penang, Ipoh dan sebagainya. Untuk itu, Travel Mart ini kita gelar untuk mempertemukan agent dan pelaku industry pariwisata Malaysia dan Riau khususnya untuk berkenalan, serta menangkap peluang bisnis dalam pembangunan paket-paket tur ke Malaysia," terangnya.
Selain itu, dalam kesempatan ini Tourism Malaysia memperkenalkan Miss Shopia selaku Ikon Malaysia untuk memperkenalkan Malaysia Shoping Heaven. Sesuai dengan tema Malaysia Travel Mart and Business session hari ini. Miss Shopia ini berperan untuk menarik perhatian para pembeli kepada tiga program penjualan tahunan Malaysia. Yaitu 1Malaysia Super Sale periode 1-31 Maret, 1Malaysia Mega Sale Carnival yakni 15 juni -31 Agustus dan 1Malaysia Year end Sale yaitu pada 1 November hingga 31 Desember.
"Ketiga program ini menawarkan jualan besar-besaran dengan diskon hingga 70 persen, bebas cukai dipintu masuk dan keluar serta berbagai acara dan aktifitas di kompleks-kompleks perbelanjaan di Malaysia," katanya.
Melalui gelaran ini pihaknya juga mengajak seluruh element yang terlibat dalam program ini untuk menjadikan pariwisata sebagai jembatan emas yang menghubungkan Indonesia dan Malaysia. "Dengan pariwisata dua negara yang masih serumpun ini dapat lebih saling mengenal sehingga hubungan sillaturahmi yang telah terjalin selama ini dapat lebih erat kembali," tutupnya.
(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
Bupati Bengkalis Klaim Pesta Pantai Mampu Majukan Perekonomian Rakyat
-
Traveler
Bupati Bengkalis Ajak Seluruh Komponen Lestrikan Budaya Lokal
-
Traveler
Pemkab Kuansing Upayakan Perbaikan Pengelolaan Objek Wisata
-
Traveler
Kabupaten Siak Bakal Punya Gedung Cagar Budaya
-
Traveler
Pemkab Siak Percantik Kawasan Wisata Danau Naga Sakti
-
Ekbis
Gubernur Riau Perkenalkan Pasar Bawah Kepada Tamu OSN 2017

