• Home
  • Traveler
  • Wabup Bengkalis Lepas 42 Regu Peserta Napal Tilas HKSN 2013

Wabup Bengkalis Lepas 42 Regu Peserta Napal Tilas HKSN 2013

Senin, 23 Desember 2013 14:31 WIB
BENGKALIS - Wakil Bupati Bengkalis Suayatno melepas 42 regu peserta napak tilas dalam rangka Hari Kesetiakawanan Nasional 2013 yang dipusatkan di depan kantor bupati Bengkalis, Senin (23/12/13).

"Atas nama pemerintah, saya memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas semangat yang ditunjukan oleh para peserta mengikuti kegiatan napak tilas perjalanan perjuangan pahlawan," ucapnya saat memberikan sambutan. 

Suayatno mengharapkan, hendaknya kegiatan napak tilas ini akan menumbuhkan semangat juang dan patriotisme serta terbangun kesetiakawanan sosial dalam diri peserta yang kelak dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
            
"Kegiatan napak tilas sempena peringatan hari kesetiakawanan nasional dan sekaligus hari pahlawan ini, bukan semata-semata sebagai kegiatan wisata alam dan seremonial tahunan, namun lebih dari itu sebagai upaya untuk mengobarkan semangat juang bagi masyarakat dan khususnya generasi muda," katanya. 

Diharapkan dia, melalui napak tilas ini, para peserta akan merasakan jerih payah para pejuang yang penuh dedikasi mengusir penjajah dari negeri yang kita cintai. 

"Melalui pertemuan yang penuh keakraban ini, mari kita menyimak kembali perjalanan sejarah perlawanan para pejuang di Desa Pendekik, Kecamatan Bengkalis. Kala itu para pejuang tidak pernah mengenal panas, hujan maupun dinginnya cuaca di malam hari, namun dengan semangat juang dan barengi kesetiakawanan," katanta. 

Dilanjutkan dia, mereka rela mengorbankan harta dan nyawa demi untuk mempersembahkan sebuah kemenangan untuk dinikmati anak cucunya pada hari ini. Bahkan kata Suayatno, sejarah mencatat bahwa dalam pertempuran pendekik itu, banyak pejuang yang gugur.

"Dengan terselenggaranya even napak tilas ini diharapkan warga tidak melupakan perjalanan sejarah bangsanya, khususnya perlawananan rakyat desa pendekik terhadap penjajah belanja. disamping itu, mari kita menjalin kerjasama, budaya gotong royong dan kesetiakawananan sosial," harapnya.


Berbicara tentang kesetiakawanan sosial kata Wabup Bengkalis, disadari dewasa ini mulai terasa memudar. rasa kebersamaan, budaya gotong royong dan persatuan dalam keberagaman kian lemah. Hal ini terjadi disebabkan oleh pengaruh globalisasi, sehingga dikhawatirkan akan melahirkan konflik dan pertentang antar sesama.
            
"Deras pengaruh globalisasis yang masuk dalam sendi-sendi kehidupan, juga memberikan dampak negatif bagi masyarakat khususnya generasi muda. di sejumlah daerah, pemuda dihadapkan dengan berbagai pengaruh yang merusak moral, seperti narkoba, kenakalan remaja dan penyimpangan sosial," katanya.

Sebagai generasi muda yang tangguh, Suayatno mengajak adik-adik peserta napak tilas untuk menjadi motor penggerak dalam membentengi pengaruh-pengaruh negatif. Karena, generasi muda harus berpikir panjang, bijak dalam menentukan sikap, maju untuk menjadi penggerak dan pencetak peradaban daerah dan bangsa secara keseluruhan. 

"Kebangkitan suatu peradaban dimanapun dan kapanpun, tidak terlepas dari peran generasi muda. Penanaman nilai kesetiakawanan sosial harus dilakukan sejak dini dalam lingkungan sosial terdekat. Kita dapat melakukan internalisasi dan kemudian mengimplementasikannya mulai dari lingkungan keluarga, masyarakat sekitar, dan akhirnya pada tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara," katanya.

Melalui momentum HKSN, Suayatno mengajak seluruh masyarakat membangun dan membangkitkan kembali rasa senasib sepenanggungan, kebersamaan dan gotong royong. Dengan adanya peringatan hari kesetiakawan sosial nasional diharapkan dapat menggali potensi semua masyarakat dalam melaksanakan pembangunan di Kabupaten Bengkalis. 

"Tidak perlu kita mengkotak-kotakkan segala perbedaan. Oleh karena itu, melalui momentum napak tilas sempena hari kesetiakawanan sosial nasional dan hari pahlawan ini, saya mengajak kepada generasi muda untuk menghayati dan meneladani semangat nilai persatuan dan kesatuan, kegotong-royongan, kebersamaan dan serta nilai kekeluargaan," pungkasnya. (humas)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar