Wujud Keberhasilan Bupati Amril, PDAM Bengkalis Dapat Kegiatan Rp35 Miliar dari BWS
Rony Pratama Rabu, 28 Februari 2018 19:41 WIB
BENGKALIS - Bupati Bengkalis Amril Mukmini berhasil memenuhi salah satu kebutuhan vital masyarakat yang dipimpinnya, Ia dengan semangat dan perjuangan berhasil mewujudkan salah satu impian dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Terubuk Bengkalis dalam mempertahankan Sumber Daya Air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan pelanggan.
Keberhasilan itu dibuktikannya, dengan jawaban kalau 2019 mendatang, Balai Wilayah Sungai (BWS) Wilayah III Sumatera akan memboyong anggaran sebesar Rp35 miliar ke Bengkalis. Dana itu akan diperuntukkan untuk proyek normalisasi terhadap waduk air baku PDAM Bengkalis.
Jufrizal SE, yang merupakan "kapten" di PDAM Bengkalis merasa bangga dan senang, akhirnya penantian panjang yang didambakan PDAM Bengkalis agar waduk air baku yang terletak di Desa Wonosari, Kecamatan Bengkalis dipoles, akhirnya terwujud berkat kerja keras Bupati Bengkalis Amril Mukminin bersama stakeholder yang ada.
Kerja keras itu sepertinya berbuah manis. Sebab, selama ini Bupati Bengkalis selalu memiliki impian, agar masyarakat yang dipimpinnya tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan air bersih.
"2019 nanti, InsyaAllah waduk untuk air baku kita akan di normalisasi (diperluas dan diperdalam). Kemudian pipa intake, pompa intake akan diperbarui semua. Alhamdulillah, ini salah satu usaha beliau (Bupati Amril Mukminin) yang terus memperjuangkan di tingkat pusat," katanya.
Jufrizal menjelaskan, BWS merupakan sebuah Unit Pelaksana Teknis (UPT) dibawah naungan Kementerian PUPR Republik Indonesia yang berada di Dirjen Sumber Daya Air. Untuk mempertahankan daya dukung Sumber Daya Air terhadap kehidupan masyarakat, maka paradigma pengelolaan Sumber Daya Air yang selama ini dijalankan harus diubah ke arah pendekatan pengelolaan yang bersifat terpadu.
Selain itu, pengelolaan terpadu atau lebih dikenal dengan Integrated Water Resources Management (IWRM) menuntut, kalau Sumber Daya Air harus dikelola secara utuh dalam kesatuan wilayah pengelolaan, tercapainya keseimbangan konservasi dan pendayagunaan Sumber Daya Air, dan mendapat dukungan dari stakeholder Sumber Daya Air.
"Maka dari itu, setelah kita mengajukan Detail Engineering Design (DED) dan terus kita lakukan penggiringan bersama Pak Bupati dan stakeholder yang ada, akhirnya bisa terealisasi. Kita berharap tidak ada kendala dalam realisasinya nanti," ujarnya.
(ron/ron)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Peringatan HBA ke-65 di Kejari Bengkalis, Momentum Refleksi dan Penguatan Komitmen Pengabdian
-
Sosial
Sentuhan Tangan Dingin Kasmarni, Bengkalis Juara Umum MTQ Riau 2023
-
Sosial
Bupati Kasmarni Optimis Warga PKNR Mampu Bersinergi Bersama Pemda dan Masyarakat
-
Olahraga
Bupati Bengkalis Kasmarni Hadiri Pelantikan TLCI Chapter #29
-
Ekbis
Bupati Bengkalis Teken Mou dan Soft Launching Mal Pelayanan Publik
-
Politik
Bupati Kasmarni Terima Audiensi dan Silaturahmi Ketua Bawaslu Bengkalis

