Pelita Air Bakal Kelola Bandara Pinang Kampai Dumai
Hadi Pramono Jumat, 22 Desember 2017 16:07 WIB
DUMAI - Kepala UPT Bandara Pinang Kampai, Catur Hargowo membenarkan adanya penandatangan Kerjasama Operasi (KSO) Pemerintah Kota Dumai dengan Pelita Air terkait pengelolaan bandara.
Bandara ini sudah beroperasi dengan normal kembali pada 10 Desember 2017 lalu. Bandara Pinang Kampai Dumai sempat tidak beroperasi terhitung 30 November 2017.
"Ada penandatangan KSO dengan Pelita Air. Jadi Bandara Pinang Kampai tak lagi UPT tapi satuan pelayanan," jelas Catur kepada awak media, Kamis, (21/12/17) kemarin.
Menurut Catur, pemerintah kabupaten atau kota tidak bisa lagi mengelola Bandara Klas 3. Bandara Pinang Kampai termasuk Bandara Klas 3. Pemerintah kabupaten/kota hanya bisa mengelola bandara klas perintis.
Catur menyebut kini bandara sudah beroperasi secara penuh. Ia menyebut masih perlu ada peningkatan terhadap unit pemadam kebakaran.
Officer Communication and Relation RU II, Agustiawan menyebut bahwa sudah dilakukan pemutusan KSO antara Pertamina dengan Pemko Dumai.
Pemerintah Kota Dumai sudah melakukan penandatangan KSO pengelolaan dengan PT.Pelita di Kantor Pusat oleh SVP Asset Pusat.
Pertamina Siap Rehap Bandara Pinang Kampai
Bandara Pinang Kampai Kota Dumai dalam waktu dekat akan direhap guna meningkatkan layanan penerbangan umum bagi masyarakat.
Penegasan ini disampaikan Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai, Asnar. "Pemko Dumai bersama Pertamina Pusat sudah membahas ini dan akhirnya menemukan kesepakatan," katanya, Rabu (20/12/17).
Adapun sejumlah kesepakatan dibuat, kata Asnar, misalnya kesediaan BUMN minyak dan gas bumi nasional itu merehab gedung dan pengadaan lampu penerangan.
"Pemko Dumai sebagai operator dan Pertamina bersedia menata gedung. Dalam waktu dekat kita akan menandatangani kesepakatan operasional Bandara Pinang Kampai," kata Asnar.
Dalam kerjasama pengelolaan bersama ini, Pertamina bersedia menggelontorkan dana Rp25 miliar untuk penataan gedung dan menambah panjang landasan pacu menjadi 2.500 meter.
"Sejumlah kesepakatan pembangunan itu bakal dilakukan bertahap, dimulai 2018 dan diharapkan terealisasi seluruhnya hingga tiga tahun kedepan," jelas calon Kadishub Dumai definitif ini.
Untuk memenuhi fasilitas keselamatan bandara sesuai standar, kata dia, Pemko Dumai juga akan melengkapi armada pemadam kebakaran dengan meminjam pakai dari Pertamina dan PT Chevron.
"Kedepan Bandara Pinang Kampai akan membuka rute penerbangan baru ke sejumlah daerah lain di Sumatera, diantaranya, Palembang, Padang, Aceh, Pasir Pangaraian dan Natuna," katanya.
Menurutnya, pembukaan rute baru ini tidak terlepas dari keinginan pengguna jasa agar penerbangan dari Kota Dumai dapat menjangkau semua daerah dan semoga ini bisa terwujud secepatnya.
Diketahui, belum lama ini Otoritas Bandara Pinang Kampai disurati Dirjen Perhubungan Udara agar melengkapi armada pemadam kebakaran sebagai fasilitas keselamatan, dan segera ditindaklanjuti Pemerintah Dumai.
(zik/zik)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
Dumai Expo 2026, Antara Perayaan Hari Jadi ke-27 dan Dampak Ekonomi Lokal
-
Lingkungan
Konflik Agraria di Jalan Sudirman Dumai Memanas, APRJ Desak BPN dan Pemkot Bertanggung Jawab
-
Sosial
Penataan Pedagang Dumai di Jalan Sultan Syarif Kasim, Kota Jadi Destinasi Kuliner
-
Tekno
Pemko Dumai Ajak RAPI Perkuat Peran dalam Komunikasi Publik dan Darurat
-
Pendidikan
Wali Kota Dumai Pimpin Upacara Hari Santri Nasional Tahun 2025
-
Traveler
Pawai Obor Idaman Berlangsung Meriah pada Malam Hari Raya Idul Fitri 2025

