• Home
  • Dumai
  • Pemko Dumai Gesa Program Air Bersih Melalui Dua Jalur

Pemko Dumai Gesa Program Air Bersih Melalui Dua Jalur

Hadi Pramono Kamis, 05 Juli 2018 10:14 WIB
DUMAI - Pemerintah Kota Dumai menyatakan, program pembangunan air minum terus digesa melalui dua jalur, yaitu sistem penyediaan air minum regional tiga daerah dan perusahaan daerah air minum di Kelurahan Bukit Timah.

Wali Kota Dumai Zulkifli As mengatakan, SPAM Durolis regional tiga daerah, yaitu Dumai-Rokan Hilir-Bengkalis (Durolis) dilaksanakan secara bertahap, dan Dumai menerapkan pola kerjasama pemerintah badan usaha untuk dukungan anggaran.

"Kita menyadari masyarakat sangat menanti air bersih ini, karena memang persoalan sangat penting, dan pemerintah terus menggesa percepatan terwujudnya penyediaan air, namun bertahap," kata wali kota baru ini pada pers.

Menurutnya, saat ini SPAM Durolis di Dumai masuk tahap pengecekan potensi kerusakan infrastruktur jaringan pipa lama dibangun pemerintah pada 2008-2011 lalu oleh Ahli Georadar ITB.

Pemeriksaan pipa dengan teknologi alat Georadar bekerjasama dengan pemrakarsa PT Adhi Karya  ini dilakukan untuk melihat kondisi pipa sesuai kajian teknis sebelum dilanjut proses tender direncanakan 2019.

"Sensor potensi kerusakan pipa ini sudah terlaksana, dan kita masih menunggu hasilnya, selanjutnya baru dilakukan proses tender," sebutnya.

Data Dinas PUPR Dumai, pipa berpotensi rusak akibat pembangunan jalan drainase, penanaman pipa gas dan kabel listrik di sejumlah kawasan, di antaranya, Jalan Hasanuddin, Kelakap Tujuh, Sukajadi, Sultan Sarif Kasim, Kamboja, Tenaga dan Laksmana serta Jalan Jenderal Sudirman. 

Sedangkan jalur PDAM, Pemerintah Dumai mendapat suntikan dana dari Bank Dunia untuk peningkatan infrastruktur pengolahan air bersih dan mengatasi persoalan air di kawasan perkotaan.

Diperolehnya bantuan dana ini juga karena Dumai masuk sebagai salah satu daerah rencana kawasan strategis nasional, dan berkat dukungan badan pengelola sarana penyediaan air minum.

"Kita upayakan juga pengadaan air bersih lewat perusahaan daerah air minum dengan infrastruktur pengolahan air di Kelurahan Bukit Timah berkapasitas 70 liter perdetik," jelasnya.

Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dumai Mohamad Syahminan menyebut, tim ahli Georadar ITB diundang untuk memeriksa kondisi terkini dan potensi kerusakan infrastruktur jaringan pipa air bersih dibangun 2008-2011.

"Pemeriksaan dengan teknologi alat deteksi georadar ini bagian kesiapan kerjasama pemerintah badan usaha dalam pembangunan spam durolis," kata Syahminan.

(rdk/mcr)
Tags Air BersihPemko Dumai
Komentar