• Home
  • Dumai
  • Walikota Zulkifli AS Lantik Empat Pejabat Eselon II Pemko Dumai

Walikota Zulkifli AS Lantik Empat Pejabat Eselon II Pemko Dumai

Hadi Pramono Rabu, 09 Mei 2018 14:38 WIB
DUMAI - Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli AS, M.Si melantik dan mengambil sumpah jabatan sekaligus penandatanganan fakta integritas 4 (empat) orang pejabat esselon II (dua) dilingkungan Pemerintah Kota Dumai. Rabu (9/5/2018) di Gedung Sri Bunga Tanjung.

Adapun pejabat yang diambil sumpah jabatannya adalah 1. Syahrinaldi, S.Sos M.Si (Asisten Perekonomian dan Pembangunan pada Sekretariat Daerah) Esselon IIB, 2. Hasan Basri, S.Kom (Kepala Dinas Sosial) Esselon IIB, 3. Yusrizal, S.Sos, M.Si (Kepala Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) Esselon IIB, 4. Bambang Hardiyanto, SH (Kepala Bagian Pertanahan pada Sekretariat Daerah) Esselon IIIA.

Walikota Dumai dalam sambutanya menyampaikan, Seleksi Terbuka, sebagai implementasi dari Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara yang diatur pelaksanaannya secara teknis dalam Permenpan Nomor 13 tahun 2014 dan dipertegas dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 memberikan ruang transparansi dan akuntabilitas terhadap kedudukan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dipilih dengan landasan kompetensi, kapabiliti, kemampuan teknis dan manajerial yang didukung dengan latar belakang pendidikan, rekam jejak serta kemampuan penggunaan teknologi informasi.

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang, Seleksi Terbuka di Lingkungan Pemerintah Kota Dumai dilaksanakan oleh Panitia Seleksi yang dipilih seluruhnya dari unsur eksternal, dari unsur akedemisi dan birokrasi. Panitia Seleksi dalam melakukan penilaian kompetensi juga dibantu oleh Tim Ahli berkompeten dan bersertifikasi yang diakui secara nasional, sehingga, para pejabat esselon yang dilantik pada hari ini adalah orang-orang terpilih dan teruji dan diharapkan mampu menunjukkan kinerja yang optimal dalam menunjang program pembangunan Kota Dumai.

Parameter utama yang digunakan dalam menentukan "jabatan mana yang tepat bagi pejabat siapa", khususnya jabatan pimpinan tinggi pratama ini, dilakukan melalui pertimbangan kapasitas, kompentensi, intregitas, loyalitas, moralitas, dan nilai-nilai yang diukur dalam tiap tahapan tes/uji kompetensi, baik kompetensi Manajerial maupun kompetensi Bidang.

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama pada hari ini, adalah untuk mengisi post Pejabat Struktural Eselon II pada jabatan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta Kepala Dinas Sosial sebagai hasil dari Seleksi Terbuka yang kita laksanakan pada akhir tahun 2017 dan telah mendapat rekomendasi untuk dipilih dan diangkat berdasarkan persetujuan Komisi Aparatur Sipil Negara.

Disamping itu, pelantikan pejabat ini dimaksudkan untuk menghindari potensi stagnasi dan kesenjangan operasional dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan publik agar tetap berjalan, terutama yang terkait dengan kesinambungan kebijakan kepala daerah melalui kepala organisasi perangkat daerah, kebijakan internal organisasi dan keberlangsungan tugas dan fungsi organisasi perangkat daerah.

Penting dipahami bahwa pelantikan ini hendaklah dimaknai terutama dari sudut kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu.

Pengembangan karier pegawai tidak dilakukan semata-mata untuk kepentingan pegawai yang bersangkutan, melainkan lebih diutamakan untuk melakukan pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan yang berbahagia ini, saya berpesan kepada seluruh pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang baru dilantik agar segera melaksanakan tugas pokok dan fungsi dengan sebaik-baiknya, menjunjung tinggi disiplin dan profesionalisme. Hal penting lainnya yang harus di lakukan yaitu peningkatan kinerja pegawai, pembenahan administrasi, menyusun perencanaan program dan kegiatan sesuai dengan skala prioritas.

Selanjutnya sebagai pimpinan pada Organisasi Perangkat Daerah, para pejabat yang baru dilantik diharuskan mampu memiliki beban dan tanggung jawab terhadap seluruh aktifitas keorganisasian pada OPD tersebut, termasuk pembinaan kepegawaian. Untuk itu, pejabat tinggi pratama harus dapat berprilaku lebih disiplin karena akan menjadi contoh dan teladan bagi para pegawai yang di pimpin.

Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama ini harus mampu menjadi roda penggerak organisasi dan bergulirnya fungsi-fungsi manajemen dan administrasi, baik yang dilakukan secara sinergis, paralel maupun parsial dibawah unit-unit kerjanya.

Sebagai pejabat pimpinan tinggi pratama, harus mampu mencerna, mengolah dan merealisasikan kebijakan dan program yang telah ditetapkan dalam rangka menunjang tercapainya kinerja Kepala Daerah. Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama juga dituntut untuk mampu membangun kerjasama dan sinergi dengan berbagai leading sector, intern dan antar OPD, juga pihak-pihak eksternal guna mendukung optimalisasi pelaksanaan tugas.

“Saya mengharapkan tingkatkanlah kapasitas saudara pada setiap waktu dan kesempatan, sehingga dapat meningkatkan kualitas kinerja bawahan Saudara. Sekali lagi saya tekankan, senantiasalah menjaga dan mempertahankan integritas, loyalitas, disiplin dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab. Menjaga netralitas PNS sebagai aparatur dengan maksud menjamin terselenggaranya tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih baik," ucapnya.

Sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dalam pendayagunaan anggaran, agar benar-benar berpedoman pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku, serta jangan sampai terjadi pembiasan penggunaan anggaran yang mengakibatkan in-efisiensi. "Semoga usaha yang kita lakukan dapat memberi berkah sebagai pencerahan terhadap pembangunan Kota Dumai," pungkasnya. (Infotorial/Humas)
Tags Pemko DumaiWalikota-DumaiWalikota Dumai
Komentar